BBM Cukup untuk 4 Hari, Alat Berat di TPA Mandung Kembali Beroperasi

- Alat berat di TPA Mandung sempat berhenti beroperasi dua hari akibat kehabisan Pertadex, namun kembali aktif setelah memperoleh 320 liter BBM dari SPBU Abiantuwung.
- Stok 320 liter Pertadex diperkirakan hanya cukup untuk empat hari operasional, sementara pasokan di SPBU Abiantuwung kembali dilaporkan kosong.
- TPA Mandung wajib membeli Pertadex di SPBU Abiantuwung sesuai kerja sama resmi, meski harga naik menjadi Rp23.900 per liter sejak 18 April 2024.
Tabanan, IDN Times - Alat berat di TPA Mandung, Tabanan, sempat tidak beroperasi pada Selasa (21/4/2026) hingga Rabu (22/4/2026) karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM). Hal ini dikarenakan Pertadex yang digunakan untuk operasional alat berat, ketersediaannya kosong di SPBU Abiantuwung, Kecamatan Kediri. Setelah menunggu hampir 48 jam, pada Rabu (22/4/2026) malam, stok Pertadex kembali tersedia di SPBU Abiantuwung, dan TPA Mandung mengamankan stok sebanyak 320 liter.
Kepala UPTD Pengolahan Sampah dan Tinja Kabupaten Tabanan, I Wayan Atmaja mengatakan stok sebanyak 320 liter ini cukup untuk operasional alat berat selama 4 hari. "Menjadi kekhawatiran adalah, kami terima informasi dari SPBU Abiantuwung jika stok Pertadex nya kembali kosong. Semoga nanti bisa kembali ada sebelum stok BBM di TPA Mandung habis," ujarnya, Jumat (24/4/2026).
1. Antrean truk sampah langsung ditangani setelah BBM tersedia

Keberadaan alat berat merupakan jantung operasional di TPA Mandung. Apabila alat ini tidak beroperasi, maka sampah-sampah yang hendak diturunkan truk sampah tidak bisa dilakukan. Oleh karena sempat tidak beroperasi, sebanyak 20-an truk sampah sempat antre di luar TPA Mandung. "Tetapi saat BBM sudah didapatkan dan alat berat beroperasi, seluruh antrean itu sudah kami tuntaskan pada Kamis (23/4/2026)," ujar Atmaja.
Berdasarkan pantauan IDN Times pada Jumat (24/4/2026), pemandangan truk sampah yang antre mengular di TPA Mandung sudah tidak ada. Hanya 1-2 truk yang menunggu giliran untuk naik ke atas menurunkan sampah.
2. BBM bertahan untuk 4 hari

Atmaja melanjutkan, adapun 320 liter Pertadex hanya untuk operasional 4 hari. "Rata-rata satu alat berat itu membutuhkan 80 liter per hari. Sehingga dengan 320 liter ini, bertahan hingga 4 hari ke depan," katanya.
Ia berharap stok Pertadex di SPBU Abiantuwung bisa kembali tersedia agar operasional TPA Mandung bisa berjalan lancar. "Masalahnya dapat informasi jika Pertadex kembali kosong di SPBU tersebut. Semoga bisa kembali tersedia sebelum stok di kami habis," katanya.
3. TPA Mandung tak bisa mengambil BBM di SPBU tanpa kerja sama

Atmaja melanjutkan, pembelian BBM Pertadex harus dilakukan di Pertamina Abiantuwung karena sesuai perjanjian kerja sama. Sebab, jika membeli di luar SPBU tanpa kerja sama meski dalam kondisi darurat tidak bisa dilakukan karena kendala administrasi. "Sempat ada yang mengusulkan membeli di SPBU lain. Tetapi tidak bisa karena nanti tidak diterima SPJ-nya," ujarnya.
Adapun TPA Mandung membeli Pertadex dengan harga BBM terbaru. "Kami sudah dapat surat pemberitahuan jika per 18 April 2024 harga Pertadex naik dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter," kata Atmaja.


















