Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Potret Sesak Jalan Gunung Kawi Denpasar, Sentra Pedagang Sesajen

Potret Sesak Jalan Gunung Kawi Denpasar, Sentra Pedagang Sesajen
Kondisi Jalan Gunung Kawi di Denpasar menjadi satu sentra pedagang sesajen di pusat kota Bali. Pembeli banyak yang bertransaksi tanpa turun dari sepeda motor. (IDN Times/Yuko Utami)
Share Article

Denpasar, IDN Times - Jalan Gunung Kawi di Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, tampak sesak. Sisi kiri dan kanan badan jalan ini telah menjadi lapak bagi pedagang banten atau sesajen sejak bertahun-tahun lalu.

Pemandangan dua hari menjelang perayaan Galungan, umat Hindu di Bali memadati area jalan ini pada Senin (15/6/2026) sore. Seorang pedagang sesajen, Degeng, mengaku telah berjualan di kawasan ini sejak tahun 1985.

Kulit sawo matangnya telah tertutup lipatan keriput, menandakan usianya telah lanjut. Namun, Degeng masih sigap menjawab pertanyaan pembeli.

Bagi Degeng, Galungan merupakan titi berkah, sebab penjualan cukup meningkat selama momen tersebut. Sementara itu, pada hari biasa, dagangan Degeng pernah tidak laku sama sekali selama tiga hari. Kondisi ini membuatnya harus bergelut dengan sistem gali dan tutup lubang meminjam modal.

“Modalnya pinjam dulu, sekali jualan kadang dapat, kadang gak. Pas jelang Galungan sehari dapat sekitar Rp200 ribu,” tutur Degeng.

Degeng menjual sederet sesajen pokok untuk Galungan. Seperti pejati seharga Rp60 ribu, sodaan satu picis seharga Rp6 ribu, dan canang raka Rp2 ribu.

Sementara itu, pedagang canang bernama Novi mengatakan pembeli canang di lapaknya lebih sedikit jika dibandingkan hari Minggu (14/6/2026) kemarin. “Minggu kemarin ramai, sekarang ngenduk (menurun),” ujar Novi.

Ia baru berjualan canang di Jalan Gunung Kawi selama dua tahun. Novi mengamati bahwa kebiasaan pembeli cenderung mencicil sedikit demi sedikit item sesajen untuk hari raya besar, seperti Galungan. Selama berjualan, Novi belum pernah melayani pembelian sesajen sekaligus mendekati hari raya Galungan.

Pembeli dan pedagang masih sibuk dengan transaksi masing-masing. Kemacetan di Jalan Gunung Kawi tidak dapat tak terelakkan, sebab pembeli langsung bertanya dari atas sepeda motor. Badan jalan kian terimpit, bagi pembeli yang berjalan kaki harus sabar ekstra dan berhati-hati.

Potret Jalan Gunung Kawi Denpasar Jelang Galungan

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Bali

See More

Pelaku Pembuang Bayi Ngaku Pacar Tak Mau Tanggung Jawab

15 Jun 2026, 21:41 WIBNews