Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jembatan Baru di Manggis, Siswa Tidak Lagi Digendong Seberangi Sungai

Kab. Karangasem
Jembatan Baru di Manggis, Siswa Tidak Lagi Digendong Seberangi Sungai
Peresmian jembatan garuda di Desa Manggis, Karangasem. (Dok. IDN Times Bali/Istimewa)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Jembatan Garuda di Desa Manggis, Karangasem, mengakhiri ketergantungan warga Dusun Belong dan Yeh Poh pada penyeberangan sungai yang berbahaya saat hujan.
  • Sebelumnya, orang tua menggendong anak menuju SD Negeri 3 Manggis ketika banjir; jembatan kini menyediakan akses sekolah yang lebih aman.
  • Jembatan sepanjang 25 meter dan lebar 4,5 meter dibangun TNI AD bersama masyarakat untuk memperlancar mobilitas serta ekonomi; total 29 Jembatan Garuda telah dibangun di Bali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Karangasem, IDN Times- Bagi sebagian orang, jembatan mungkin hanya bangunan penghubung. Namun bagi warga Dusun Belong dan Dusun Yeh Poh, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Karangasem, Jembatan Garuda merupakan infrastuktur yang bertahun-tahun ditunggu masyrakat.

I Wayan Sujana (60) tampak sangat antusias saat menghadiri peresmian Jembatan Garuda, Rabu (29/7/2026). Sebagai warga yang merasakan langsung sulitnya akses antardusun, ia mengaku kehadiran jembatan permanen itu seperti menjawab harapan yang sudah lama dipendam masyarakat.

Sebelum jembatan berdiri, sungai menjadi satu-satunya jalur penghubung antara Dusun Belong dan Dusun Yeh Poh. Jalur itu setiap hari dilalui warga, mulai dari anak-anak yang hendak bersekolah di SD Negeri 3 Manggis hingga masyarakat yang menuju kebun.

Namun, kondisi berubah ketika musim hujan tiba. Debit air yang meningkat membuat sungai sulit, bahkan berbahaya untuk diseberangi.

"Selama ini warga harus melewati sungai untuk menyeberang dari Dusun Belong ke Yeh Poh dan sebaliknya. Padahal di sini ada sekolah juga, SD Negeri 3 Manggis," ujar Sujana.

Ia masih mengingat bagaimana orang tua harus menggendong anak-anak mereka agar tetap bisa mengikuti pelajaran di sekolah.

"Bahkan dulu ketika sungai banjir, orang tua harus menggendong anak-anak menuju SD Negeri 3 Manggis agar bisa tetap bersekolah. Kalau tidak berani menyeberang, mereka harus memutar lewat jalur yang lebih jauh," kenangnya.

1. Bukan hanya sekolah, jembatan juga menghubungkan kehidupan warga

Pangdam IX Udayana meresmikan Jembatan Garuda bersama warga dalam acara di Desa Manggis, Karangasem, Bali.
Pangdam IX Udayana resmikan jembatan garuda di Desa Manggis, Karangasem. (Dok. IDN Times Bali/Istimewa)

Bagi masyarakat setempat, jembatan tersebut juga menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian dan perkebunan hingga keperluan adat.

Selama bertahun-tahun, seluruh aktivitas itu bergantung pada kondisi sungai. Saat air meluap, mobilitas warga praktis terganggu. Kini, dengan berdirinya Jembatan Garuda, warga berharap aktivitas mereka menjadi lebih mudah dan perekonomian desa ikut bergerak.

"Kami berharap keberadaan infrastruktur ini dapat meningkatkan mobilitas sekaligus menunjang perekonomian desa," harap Sujana.

2. Jembatan Garuda dibangun untuk permudah akses masyarakat

Pangdam IX Udayana meresmikan Jembatan Garuda di Desa Manggis, Karangasem, bersama pihak terkait.
Pangdam IX Udayana resmikan jembatan garuda di Desa Manggis, Karangasem. (Dok. IDN Times Bali/Istimewa)

Jembatan Garuda di Desa Manggis diresmikan oleh Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto. Infrastruktur tersebut dikerjakan oleh TNI Angkatan Darat serta masyarakat itu, memiliki panjang sekitar 25 meter dengan lebar 4,5 meter, lengkap dengan rabat beton sebagai akses pendukung.

Menurut Piek, pembangunan jembatan bertujuan membuka keterisolasian akses masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

"Anak-anak sekarang bisa berangkat ke sekolah dengan lebih aman melalui jembatan ini. Harapannya, keberadaan Jembatan Garuda dapat meningkatkan aktivitas dan perekonomian masyarakat," ujarnya.

3. Dibangun 29 Jembatan Garuda yang tersebar di berbagai wilayah di Bali

Pangdam IX Udayana meresmikan Jembatan Garuda di Desa Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, bersama warga setempat.
Pangdam IX Udayana resmikan jembatan garuda di Desa Manggis, Karangasem. (Dok. IDN Times Bali/Istimewa)

Piek menambahkan, hingga saat ini telah dibangun 29 Jembatan Garuda di Bali.

Apabila masih terdapat wilayah yang membutuhkan akses serupa, TNI akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pembangunan dapat terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More