Siap-siap Piknik ke Bali, Festival Tanah Lot Digelar Akhir Agustus

- Tanah Lot Art and Food Festival VII 2026 akan digelar akhir Agustus, menghadirkan seni budaya, hiburan rakyat, dan kuliner khas Bali yang melibatkan UMKM lokal.
- Festival membuka ruang bagi seniman, pelaku UMKM, dan komunitas Tabanan untuk menampilkan musik, tari, parade budaya, produk kuliner, serta ekonomi kreatif lokal.
- Kunjungan Tanah Lot saat ini stabil 2.500–3.000 wisatawan per hari; hingga 27 Juli 2026 tercatat 85.455 pengunjung dengan komposisi domestik dan mancanegara hampir seimbang.
Tabanan, IDNTimes-Pada akhir Agustus 2026, wisatawan yang berkunjung ke Tanah Lot bakal menikmati gelaran Tanah Lot Art and Food Festival VII Tahun 2026. Wisatawan akan menikmati beragam pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) lokal.
"Festival yang menjadi salah satu agenda tahunan di Tanah Lot ini akan menghadirkan beragam pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperkuat posisi Tanah Lot sebagai destinasi wisata kelas dunia," ujar Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, Selasa (28/7/2026)
1. Festival Tanah Lot terbuka bagi seniman dan pelaku UMKM Tabanan

Sudiana mengatakan selama penyelenggaraan festival, pengunjung akan disuguhi penampilan artis lokal Bali, pertunjukan musik, tari tradisional, parade seni budaya, hingga berbagai hiburan yang menampilkan kekayaan kreativitas masyarakat.
"Selain menjadi ruang apresiasi bagi para seniman, festival ini juga menjadi wadah promosi produk kuliner dan ekonomi kreatif lokal, sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar kawasan Tanah Lot," katanya.
2. Identitas lokal tetap dipertahankan

Sudiana mengatakan penyelenggaraan festival tahun ketujuh ini merupakan bentuk komitmen pengelola dalam menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya mengedepankan keindahan alam dan nilai spiritual Tanah Lot, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya Bali melalui kolaborasi dengan para seniman, pelaku UMKM, dan komunitas dari masyarakat Kabupaten Tabanan,
Keberhasilan penyelenggaraan festival pada tahun-tahun sebelumnya menjadi motivasi bagi panitia untuk menghadirkan konsep yang lebih menarik dengan tetap mempertahankan identitas budaya lokal sebagai daya tarik utama.
3. Kunjungan stabil di angka 2.500-3.000 wisatawan per hari

Jumlah kunjungan wisatawan ke Tanah Lot biasanya naik signifikan pada liburan sekolah, saat ini kunjungan masih stabil dengan kisaran 2.500-3.000 pengunjung per hari. Pada masa libur sekolah, kunjungan bisa mencapai angka 4.000-5.000 orang per hari.
Persentase kunjungan hampir sama antara domestik dan mancanegara. Total kunjungan untuk Bulan Juli 2026 hingga tanggal 27 Juli adalah 85.455 pengunjung, dengan rincian 1.993 anak domestik, 39.629 dewasa domestik, 2.041 anak mancanegara dan 41.792 dewasa mancanegara.
"Diharapkan dengan adanya Festival Tanah Lot 2026 mendatang akan semakin meningkatkan kunjungan ke DTW Tanah Lot," ujar Sudiana.


















