Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Teror Bom Molotov di Desa Pererenan, Polisi Periksa CCTV

Kab. Badung
2 min read
Teror Bom Molotov di Desa Pererenan, Polisi Periksa CCTV
Teror bom molotov di Mengwi (Dok. istimewa)
  • Polsek Mengwi menyelidiki kebakaran diduga akibat bom molotov di rumah warga Pererenan, Badung, dengan memeriksa saksi dan rekaman CCTV.
  • CCTV merekam dua orang berpakaian serbahitam melempar benda menyerupai bom molotov, lalu kabur ke selatan menggunakan Yamaha X-Max tanpa pelat nomor.
  • Ledakan membakar ruang santai, tanaman hias, dan CCTV korban; polisi menemukan sumbu kain, pecahan botol, serta dugaan tumpahan Pertalite dan mengupayakan pemulihan rekaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Badung, IDN Times - Kebakaran yang diduga akibat ledakan bom molotov di Jalan Dalem Gede Banjar Jempinis Nomor 11, Desa Pererenan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 Wita lalu masih terus diselidiki. Menurut Kasi Humas Polres Badung, IPDA Ni Nyoman Yuni Eltari, hingga saat ini Polsek Mengwi telah memintai keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman CCTV.

Teror ini menyebabkan salah satu ruangan rumah milik korban IMDA (41) terbakar. Pihak kepolisian menemukan sumbu dari kain lap, pecahan botol minuman beralkohol merek Draft, dan tanah bekas tumpahan minyak diduga jenis Pertalite.

"Terdapat 4 titik CCTV yang berada di seputaran TKP tetapi hanya 2 titik yang hidup," terangnya pada Rabu (23/9/2026).

  1. 1. Terduga pelaku dua orang memakai pakaian serbahitam

    Polres Badung
    Teror bom molotov di Mengwi (Dok. istimewa)

    Yuni Eltari mengatakan hasil CCTV di tempat kejadian merekam 2 orang yang datang dari arah Selatan memakai jaket, masker, dan helm serbahitam. Saat berada di TKP, orang tersebut terekam melemparkan benda yang menyerupai bom molotov. Tidak lama kemudian pelaku pergi meninggalkan TKP dan mengarah ke Selatan.

    "Tim opsnal melaksanakan pengecekan CCTV di Selatan TKP. Hasil dari pengecekan tersebut terdapat 2 orang menggunakan diduga pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha X-Max mengarah ke Selatan dengan kecepatan tinggi dan tidak menggunakan pelat nomor kendaraan," jelasnya.

  2. 2. Pelaku melempar bom molotov ke area rumah korban

    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Arief Rahman)
    Ilustrasi kebakaran (IDN Times/Arief Rahman)

    Lebih lanjut, saksi mengatakan saat itu tengah menonton televisi sekitar pukul 04.48 Wita dan mendengar suara dentuman dari luar. Setelah dilakukan pengecekan diketahui bahwa ruangan santai miliknya seluas 2x2 meter terbakar. Selain itu, tanaman hias hingga CCTV di lokasi kejadian ikut terbakar.

    "Korban kemudian mengecek rekaman CCTV dan menduga kebakaran disebabkan oleh seseorang yang sengaja melemparkan benda yang diduga menyerupai bom molotov," jelasnya.

  3. 3. Pemulihan CCTV yang terbakar masih diupayakan

    Ilustrasi CCTV.  (pexels.com/Łukasz Klimkiewicz)
    Ilustrasi CCTV. (pexels.com/Łukasz Klimkiewicz)

    Pihak kepolisian masih berupaya memulihkan rekaman CCTV yang terbakar, berharap dapat membantu pengungkapan kasus ini. Adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi diharapkan dapat membantu mengungkap ciri-ciri pelaku, arah kedatangan maupun kendaraan yang digunakan.

    "Kondisi CCTV yang terbakar ringan perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan rekaman masih dapat dipulihkan," ucapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More