Chat ke Mantan Minta Ketemuan, Pemuda di Bali Diancam

- Pemuda berinisial IGKA (23) di Jimbaran melapor ke Polsek Kuta Selatan setelah diancam IKAP (19), pacar mantan kekasihnya, usai ia menghubungi sang mantan.
- IGKA sempat meminta maaf dan membagikan lokasi pertemuan karena merasa terdesak, tetapi IKAP tidak datang lalu disebut mengancam akan mendatangi rumahnya.
- Polisi memastikan video yang disebut keributan di Jalan Karang Mas dan Jalan Kampus Unud tidak benar; warga hanya berjaga mengantisipasi gangguan keamanan, sementara kasus diperiksa.
Badung, IDN Times - Media sosial sempat dihebohkan dengan informasi keributan di kawasan Jalan Karang Mas, depan Hotel Ayana, Jimbaran, Kabupaten Badung pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 21.45 Wita. Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan keributan tersebut dilatarbelakangi urusan asmara.
"Pelapor berinisial IGKA (23), warga Jalan Taman Baruna, Jimbaran, sempat mengirim pesan singkat kepada mantan kekasihnya yang berinisial C sekitar 3 minggu lalu," terangnya pada Rabu (23/9/2026).
1. Pelapor merasa bersalah dan meminta maaf

ilustrasi aplikasi WhatsApp di sebuah ponsel pintar (pexels.com/Anton) Menurut Adi Saputra Jaya, saat itu pelapor tengah bekerja di sebuah hotel di kawasan Jimbaran dan menerima pesan melalui WhatsApp sekitar pukul 11.37 Wita dari akun Boyka. Akun tersebut merupakan milik pacar mantan kekasih pelapor, yakni IKAP (19), warga Sading, Mengwi, Badung.
Dalam percakapan tersebut, IKAP tidak terima pacarnya dihubungi dan terus mendesak pelapor untuk bertemu. Merasa bersalah, IGKA sempat meminta maaf, tetapi tidak mendapat respons.
2. Sempat share lokasi, terlapor malah absen

ilustrasi Google Map (pexels.com/Pixabay) Merasa terdesak dan khawatir akan keselamatan dirinya, IGKA akhirnya memenuhi ajakan bertemu dan membagikan titik lokasi di sekitar Jalan Kampus Unud. Namun, IKAP tidak datang ke lokasi yang telah disepakati.
Masalah berlanjut ketika terlapor mengancam akan mendatangi rumah pelapor. Merasa terancam, IGKA kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Selatan.
3. Fakta lapangan: bukan keributan, warga siaga

Ilustrasi laporan polisi (Dok Pixabay) Sementara, video yang beredar di media sosial terkait dugaan keributan di Jalan Karang Mas dan Jalan Kampus Unud dipastikan tidak benar. Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, kerumunan warga yang terlihat di lokasi merupakan inisiatif warga sekitar Jimbaran untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan atau keributan.
"Peristiwa tersebut telah ditangani Polsek Kuta Selatan dan saat ini dalam proses pemeriksaan," ujar Kasi Humas Polresta Denpasar.


















