Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Menurut Hindu Bali 29 Juli 2026, Saatnya Menanam Bunga

Kab. Gianyar
Hari Baik Menurut Hindu Bali 29 Juli 2026, Saatnya Menanam Bunga
Ilustrasi bunga (IDN Times/Saifullah)
Intinya Sih
  • Rabu, 29 Juli 2026, Amerta Sari dinilai baik untuk upacara Dewa Yadnya di sanggah atau merajan serta menanam bunga-bungaan.
  • Cintamanik mendukung upacara potong rambut, sementara Dasa Guna dan Dewa Ngelayang baik untuk bangunan suci, pelantikan, Dewa Yadnya, dan Pitra Yadnya.
  • Pamacekan baik untuk menggarap sawah atau kebun, tetapi sejumlah penanggalan menghindari belanja, perkawinan, yadnya tertentu, karya ayu, serta atiwa-tiwa atau ngaben.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Rabu, 29 Juli 2026. Mengawali hari ini ada amerta sari yakni hari baik untuk upacara Dewa Yadnya di sanggah atau merajan serta menanam bunga-bungaan. 

Cintamanik artinya baik untuk melakukan upacara potong rambut. Bagaimana ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat bangunan suci

Ilustrasi Pura Besakih. (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi Pura Besakih. (IDN Times/Yuko Utami)

Dasa guna artinya baik untuk membuat bangunan suci, pelantikan pengurus atau pejabat. Dewa ngelayang adalah hari baik untuk membuat bangunan suci, Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya

Kala sarang adalah hari yang mengandung sifat boros/terapas. Namun, tidak baik untuk berbelanja. Kala tampak merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa nikah atau perkawinan.

2. Baik menggarap sawah

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)

Pamacekan adalah hari baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya.

Kaleburau artinya tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Namun, tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Upadana.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More