Abrasi Pantai Banjar Nyuh Kian Parah, Geobag Penahan Ombak Hanyut

- Abrasi di Pantai Banjar Nyuh makin parah, geobag penahan ombak rusak dan hanyut terbawa arus laut.
- Penanganan permanen belum terealisasi meski abrasi sudah terjadi lebih dari tiga tahun dan mencapai sekitar 500 meter.
- Pemerintah daerah telah beberapa kali mengusulkan pembangunan tanggul pelindung pantai, sementara jalan pesisir mulai tergerus ombak dan mengancam akses wisatawan.
Klungkung, IDN Times - Abrasi di pesisir Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, semakin mengkhawatirkan. Geobag atau karung berisi pasir yang sebelumnya dipasang sebagai penahan ombak kini rusak dan hanyut terbawa arus laut.
Geobag tersebut sebelumnya dipasang berjajar menyerupai tanggul di sepanjang bibir pantai untuk menahan abrasi yang mulai mengikis badan jalan di kawasan pesisir Banjar Nyuh. Namun, kuatnya terjangan ombak membuat penanganan sementara itu tidak bertahan lama.
Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Klungkung, I Made Jati Laksana, mengatakan geobag yang dipasang dengan bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida sudah tergerus sejak beberapa waktu lalu.
“Memang sudah pernah mendapat penanganan sementara dibantu dari BWS menggunakan geobag, tetapi tergerus dan hanyut,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Abrasi sudah terjadi lebih dari tiga tahun

Abrasi di Pantai Banjar Nyuh disebut sudah berlangsung lebih dari tiga tahun. Hingga kini, penanganan permanen belum juga terealisasi, meski kondisi pantai terus terkikis. Menurut Jati Laksana, titik abrasi di kawasan tersebut mencapai sekitar 500 meter.
Pemerintah Kabupaten Klungkung disebut sudah beberapa kali mengusulkan penanganan ke Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.
“Bapak bupati sudah mengajukan proposal beberapa kali ke Kementerian PU Dirjen Sumber Daya Air. Kami juga mendampingi koordinasi agar penanganan tanggul pantai Monggalan dan Banjar Nyuh bisa segera direalisasikan,” katanya.
Jalan pesisir mulai tergerus ombak

Warga Desa Ped, Wayan Adnyana, menilai kondisi abrasi kini semakin serius. Ombak disebut sudah mengikis hampir seperempat badan jalan di pesisir Banjar Nyuh.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan dikhawatirkan semakin meluas dan mengganggu aktivitas warga maupun wisatawan yang datang ke Nusa Penida melalui Pelabuhan Banjar Nyuh.
“Wisatawan banyak masuk lewat Pelabuhan Banjar Nyuh. Kalau abrasi terus menggerus jalan, tentu bisa mengurangi kenyamanan wisatawan,” ujar Adnyana.










![[QUIZ] Keinginan Terpendam di Bali, Ini Tokoh The WONDERfools Mirip Kamu](https://image.idntimes.com/post/20260521/g-jyw83xkaabtde_728da86f-da49-42f6-9f64-13120c89cfdb.jpg)
![[QUIZ] Pilih Destinasi Wisata Bali, Inilah Bestie Kamu di BABYMONSTER!](https://image.idntimes.com/post/20260507/clipdown_7263db7b-4f6f-44bb-a539-75e184e3fed3.jpg)





![[QUIZ] Episode Upin Ipin Berkesan, Kami Ungkap Kekhawatiranmu Soal Bali](https://image.idntimes.com/post/20260518/upload_7b184850454a1df7c9ba6cd085b1c6ad_7a2ddb81-7a53-46e8-aa10-8c75b7b2e41f.jpg)
