Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hari Baik Hindu Bali 9 Juli 2026, Cocok Buat Buka Lahan Pertanian

Hari Baik Hindu Bali 9 Juli 2026, Cocok Buat Buka Lahan Pertanian
Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
5W1H
  • Ramalan hari baik Hindu Bali pada 9 Juli 2026 menyebutkan waktu yang cocok untuk membuka lahan pertanian baru, namun tidak disarankan membuat peralatan dari besi.
  • Hari tersebut juga dianggap baik untuk membangun atau memindahkan rumah serta membuat alat seperti jaring dan senjata, sesuai dengan tanda Guntur umah dan Kala jangkut.
  • Sebaliknya, hari itu tidak baik untuk memelihara ternak, pindah rumah, atau melangsungkan pernikahan karena mengandung tanda-tanda kurang menguntungkan seperti Kala rumpuh dan Kala tampak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali pada Kamis, 9 Juli 2026 berdasarkan Kalender Bali Digital. Mengawali hari ini ada ramalan hari baik pepedan yang baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. 

Asuajeg munggah artinya baik untuk membuat alat-alat yang menakutkan seperti lelakut. Namun, tidak baik untuk menanam padi dan kacang-kacangan. Yuk baca ramalan hari baik selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membangun rumah

Ilustrasi rumah subsidi (IDN Times/Dhana Kencana)
Ilustrasi rumah subsidi (IDN Times/Dhana Kencana)

Guntur umah/graha adalah hari baik untuk membangun atau memindahkan rumah. Kala ingsor artinya hari yang mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan.

Kala jangkut merupakan hari baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. Kala manguneb adalah hari baik untuk membuat paketok (perangkap landak) dan santeb (semacam perangkap binatang). 

2. Tidak baik memelihara ternak

Ilustrasi ternak kambing peliharaan warga. (IDN Times/Indiana Malia)
Ilustrasi ternak kambing peliharaan warga. (IDN Times/Indiana Malia)

Kala rumpuh adalah hari yang tidak baik untuk pindah rumah, mulai memelihara ternak seperti ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, dan babi. Kala tampak artinya tidak baik untuk dewasa nikah atau perkawinan. 

Uncal balung artinya tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan yang dianggap penting. Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Werdi Putra, Pratiti: Jati.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More