Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Negara Pernah Terbitkan Travel Warning ke Bali dan Alasannya

Daftar Negara Pernah Terbitkan Travel Warning ke Bali dan Alasannya
ilustrasi liburan di Bali (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Intinya Sih
  • Korea Selatan mengeluarkan travel warning ke Bali pada April 2026 karena meningkatnya kasus kriminal serius terhadap WNA, meski Pemprov Bali menegaskan kondisi tetap aman bagi wisatawan.
  • Erupsi Gunung Agung tahun 2017 menyebabkan gangguan penerbangan dan pengungsian massal, membuat lima negara termasuk Inggris dan Australia menerbitkan peringatan bepergian ke Bali.
  • Demonstrasi besar pada 30 Agustus 2025 yang menewaskan seorang pengendara ojek online memicu sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Jepang mengeluarkan travel warning ke Indonesia, termasuk Bali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Denpasar, IDN Times - Travel warning adalah peringatan bepergian yang dikeluarkan secara resmi oleh suatu negara. Ada beberapa faktor krusial suatu negara mengeluarkan peringatan resmi bepergian terhadap warga negaranya.

Faktor utama adalah menjaga keamanan dan keselamatan nyawa warga negara. Setiap negara memiliki pedoman tersendiri menerbitkan travel warning ke suatu negara.

Biasanya melalui kedutaan besar masing-masing negara di wilayah tersebut. Kali ini IDN Times merangkum sejumlah negara yang pernah mengeluarkan travel warning ke Bali dan alasannya. Berikut informasi selengkapnya.

1. Kasus kriminalitas terhadap WNA

ilustrasi kriminalitas (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi kriminalitas (IDN Times/Mardya Shakti)

Kekinian, Korea Selatan ramai menjadi perbincangan setelah menerbitkan peringatan bepergian ke Bali. Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia mengumumkan peringatan itu pada 1 April 2026 lalu.

Alasan peringatan bepergian ke Bali, Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia mengamati adanya rentetan kasus kriminal dan kejahatan serius yang menimpa Warga Negara Asing (WNA). Mulai dari penculikan dan pembunuhan WNA Ukraina, penyerangan dan pembunuh WNA Belanda, dan pemerkosaan WNA China. 

Meskipun demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meyakinkan wisatawan bahwa Bali masih aman dan nyaman untuk dikunjungi. 

2. Erupsi Gunung Agung

panorama Gunung Agung di Kabupaten Karangasem (dok.pribadi/Natalia Indah)
panorama Gunung Agung di Kabupaten Karangasem (dok.pribadi/Natalia Indah)

Bencana alam menjadi satu faktor krusial suatu negara mengeluarkan peringatan bepergian ke wilayah tertentu. Sembilan tahun lalu, tepatnya tahun 2017 aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem tak dapat terbendung. 

Penerbangan domestik dan internasional terganggu, puluhan ribu warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Akibatnya, ada lima negara yang mengeluarkan peringatan bepergian ke Bali. Mulai dari Inggris, Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan Selandia Baru. 

3. Demonstrasi 30 Agustus 2025

aksi di bali.jpg
Demonstrasi di Bali pada Sabtu, 30 Agustus 2025. (IDN Times/Yuko Utami)

Demonstrasi pada 30 Agustus 2025 lalu juga menjadi alasan negara lainnya mengeluarkan peringatan bepergian ke Indonesia termasuk Provinsi Bali. Masyarakat sipil tumpah ruah ke jalanan menyuarakan keresahan atas kebijakan yang dinilai tidak memihak situasi sulit masyarakat. 

Mulai dari kenaikan pajak di sejumlah daerah, tunjangan fantastis Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, efisiensi anggaran pada bidang-bidang krusial, dan sebagainya. Puncak aksi ini meletus saat seorang pengendara ojek online tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) milik polisi.

Adapun negara yang menerbitkan travel warning yakni Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Prancis, Singapura, dan sebagainya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Bali

See More