Tips Praktis Menata Rumah Berantakan, Banyak Barang Picu Stres

- Rumah berantakan bisa memicu stres dan menurunkan fokus, sementara ruang yang tertata rapi membantu menciptakan ketenangan serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi aktivitas sehari-hari.
- Yoelius Saputra menyarankan langkah sederhana seperti menata ulang cara penyimpanan dengan rak vertikal, kotak lipat, dan furnitur multifungsi agar ruang lebih efisien tanpa mengorbankan estetika.
- Area seperti sudut baca atau ruang kerja disarankan memakai rak bertingkat dan kabinet beroda untuk keseimbangan fungsi dan tampilan, mendukung kenyamanan serta kualitas hidup di rumah.
Denpasar, IDN Times - Aktivitas di rumah sudah dimulai sejak pukul 07.00 pagi, meja makan berubah jadi meja kerja, kursi dipenuhi tas dan barang, sementara sudut ruangan perlahan dipenuhi barang yang nanti dibereskan. Tanpa disadari, rumah yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman justru terasa semakin sempit dan tidak teratur.
Fenomena ini semakin umum terjadi, terutama di hunian modern dengan ruang terbatas. Banyak orang menyadari bahwa masalahnya bukan pada luas rumah, melainkan pada bagaimana ruang dimanfaatkan.
Marketing General Manager PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Yoelius Saputra memberikan tips khusus untuk masyarakat dalam menata atau mengelola ruang secara lebih praktis sehingga mendukung kualitas hidup yang lebih baik. “Rumah yang rapi bukan hanya soal estetika, tetapi juga berdampak pada kesehatan, kenyamanan, hingga produktivitas," katanya.
1. Lingkungan penuh barang dapat meningkatkan stres

Berdasarkan penelitian dari WebMD, kondisi rumah yang berantakan tidak hanya berdampak secara visual, tetapi juga mempengaruhi kualitas hidup. Lingkungan yang penuh barang dapat meningkatkan stres, menurunkan fokus, hingga mengurangi efisiensi aktivitas sehari-hari.
Sebaliknya, ruang yang tertata rapi membantu menciptakan rasa tenang, meningkatkan produktivitas, serta membuat waktu lebih efisien karena barang lebih mudah ditemukan.
"Yang dibutuhkan sebenarnya bukan perubahan besar, melainkan langkah sederhana untuk mulai menata dengan dukungan solusi penyimpanan yang tepat," terang Yoelius.
2. Menata ulang cara menyimpan barang

Menurut Yoelius, perubahan besar dalam rumah bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti menata ulang cara menyimpan barang. Di ruang keluarga, barang-barang yang sebelumnya tersebar bisa mulai dikumpulkan dalam satu sistem penyimpanan.
Misalnya, STORA Nordic rak besi penyimpanan empat tingkat dapat membantu memanfaatkan ruang vertikal yang sering terabaikan, sehingga barang tersusun rapi tanpa memakan banyak tempat. Nah, kalian disarankan untuk memilih struktur rak kokoh dan stabil, desain ambalan menjamin keawetan serta kemampuan menampung berbagai barang dengan kapasitas penyimpanan yang besar.
Sementara itu, barang-barang kecil yang sering tercecer dan juga barang yang jarang digunakan namun memakan ruang, dapat disimpan dalam kotak penyimpanan lipat. Kemudian pilihlah furnitur multifungsi dengan desain estetik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat duduk, tetapi juga menyediakan ruang penyimpanan tersembunyi.
Hal ini bisa membantu menghemat ruang dan menjaga area tetap rapi tanpa mengorbankan tampilan.
3. Area membutuhkan sentuhan lebih rapi dan estetis untuk menciptakan kenyamanan

Sedangkan untuk area yang membutuhkan sentuhan lebih rapi dan estetis, seperti sudut baca atau ruang kerja, pilihlah rak buku bertingkat dengan laci sebagai solusi yang menyeimbangkan fungsi dan tampilan. Banyak desain elegan, kabinet tidak hanya membantu menata buku dan barang, tetapi juga mempercantik interior ruangan.
Kehadiran roda juga memberikan fleksibilitas untuk memindahkan unit sesuai kebutuhan, sementara tambahan laci membantu menjaga barang tetap tersimpan rapi dan tersembunyi. Untuk kebutuhan penyimpanan yang lebih spesifik, seperti tas dan perlengkapan berukuran besar, disarankan dengan penyimpanan khusus tas lipat dengan desain transparan untuk memudahkan pengguna melihat isi tanpa harus membuka satu per satu.
"Sistem lipat memberikan fleksibilitas saat tidak digunakan. Dilengkapi roda, produk ini juga memudahkan mobilitas sehingga dapat dengan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan ruang," terangnya.
Pada akhirnya, rumah yang rapi bukan sekadar menciptakan tampilan yang lebih nyaman, tetapi juga mendukung kualitas hidup secara keseluruhan. Penataan yang tepat, ruang terasa lebih lega, aktivitas menjadi lebih efisien, dan suasana rumah pun lebih kondusif untuk beristirahat maupun beraktivitas. Hal ini sekaligus menegaskan kerapian memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas, kesehatan mental, hingga kualitas interaksi bersama keluarga.


















