Belum Terdistribusi, Vaksinasi PMK 7 Ribu Ekor Sapi di Tabanan Molor

Tabanan, IDN Times - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan telah menyiapkan 7.000 vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Vaksinasi akan berjalan selama tiga bulan yaitu dari Juli hingga September 2026.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, drh Gede Eka Parta Ariana, mengatakan pelaksanaan vaksinasi saat ini sedang menunggu vaksin dari Provinsi Bali.
"Jika vaksin sudah didistribusikan, maka vaksinasi akan segera dimulai. Kira-kira minggu depan," katanya, Jumat (24/7/2026).
1. Vaksin akan didistribusikan ke masing-masing Puskewan

Eka Parta menargetkan pendistribusian 7.000 dosis vaksin ini selesai selama Juli, Agustus, hingga September. Untuk mempercepat pelaksanaan, alokasi vaksin telah dibagi berdasarkan wilayah kerja masing-masing Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
Yakni Puskeswan I memperoleh alokasi terbesar sebanyak 4.000 dosis. Disusul Puskeswan II sebanyak 1.000 dosis, sedangkan Puskeswan III mendapat alokasi 2.000 dosis.
2. Pelaksanaan vaksinasi molor dari rencana awal

Pelaksanaan vaksinasi molor karena belum terdistribusinya vaksin PMK. Semestinya dilaksanakan pada awal Juli, namun baru bisa dimulai pertengahan Juli 2026. Dinas Pertanian akan mengoptimalkan pelaksanaan vaksinasi agar target dapat tercapai.
”Berusaha dimaksimalkan. Walaupun ada sedikit keterlambatan, kemungkinan penyelesaiannya sampai pertengahan Oktober 2026. Mudah-mudahan bisa lebih cepat,” katanya.
3. Alokasi vaksin masih jauh dari kebutuhan di Tabanan

Menurut Eka, jumlah vaksin yang dialokasikan saat ini masih jauh dari kebutuhan riil di Kabupaten Tabanan. Sebab populasi sapi di Tabanan sekitar 32 ribu ekor. Sehingga alokasi 7.000 dosis pada tahap ini baru mencakup sekitar sepertiga dari total populasi.
Eka Parta menambahkan, sapi yang sudah mendapatkan vaksin PMK tahap pertama 2026 ini tidak akan mendapatkan vaksin lagi.
"Kalau yang sudah divaksin pada periode pertama, sekarang tidak lagi menjadi sasaran. Ini mengikuti target yang diberikan oleh provinsi,” tegasnya.

















