3 Warga Binaan Lapas Tabanan Magang di Laundry

- Lapas Kelas IIB Tabanan meluncurkan program Jineng Creative untuk reintegrasi sosial narapidana, dengan 3 warga binaan magang di laundry mitra Lapas.
- Program ini merupakan sarana asimilasi bagi warga binaan dalam kegiatan pembinaan, dengan tujuan mengembalikan narapidana ke masyarakat setelah menjalani hukuman.
- Jineng Creative memberikan pelatihan dan sertifikat kepada warga binaan, serta memberikan upah berupa premi sebagai bagian dari reintegrasi mereka ke masyarakat.
Tabanan, IDN Times - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan resmi launching Jineng Creative, Jumat (31/01/2025). Program ini bagian upaya reintegrasi sosial para warga binaan di lapas.
Dalam program ini, tiga orang warga binaan magang di laundry yang menjadi mitra Lapas Tabanan. Warga binaan ini nantinya mendapatkan premi berupa uang.
1. Jineng Creative jadi sarana asimilasi bagi warga binaan

Kepala Lapas Tabanan Muhamad Kameily mengatakan program Jineng Creative merupakan sarana asimilasi bagi warga binaan dalam kegiatan pembinaan.
Ia menjelaskan, program reintegrasi sosial merupakan esensi tujuan dari pemasyarakatan yaitu berupaya mengembalikan narapidana ke dalam masyarakat setelah menjalani hukuman.
Melalui program itu, dia berharap, para warga binaan bisa kembali bersosialisasi dengan masyarakat luas. "Dan tidak mengulangi kejahatan," ujar Kameily, Jumat (31/5/2025)
2. Tiga warga binaan telah mendapatkan pelatihan

Kameily melanjutkan Jineng Creative dibuat sebagai wadah pembinaan bagi warga binaan dalam hal laundry. Mereka yang terlibat telah mendapatkan pelatihan dan sertifikat dari pelatihan kemandirian yang laksanakan dengan mitra kerja.
"Dengan kegiatan ini tentunya dapat mempermudah proses reintegrasi warga binaan ke dalam masyarakat setelah masa pidana mereka berakhir,” ujarnya.
Dalam Jineng Creative ini ada tiga warga binaan yang terpilih. Mereka dipilih karena sudah menjalani pelatihan.
3. Warga binaan mendapatkan premi berupa uang

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Pidana dan Kegiatan Kerja Lapas Tabanan, Komang Suryana menambahkan bahwa warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini juga tidak hanya dapat meningkatkan kualitas diri dalam hal keterampilan, tetapi juga mendapat upah berupa premi.
“Hasil dari kegiatan Jineng Creative ini nantinya akan masuk ke negara sebagai Pemasukan Negara Bukan Pajak atau PNBP. Sementara bagi warga binaan akan mendapatkan premi dari kegiatan tersebut sebagai upah mereka,” jelasnya.
Warga binaan melakukan magang dari jam 09.00 Wita hingga 15.30 Wita di hari kerja dan dikawal petugas.


















