Hari Baik Menurut Hindu Bali 21 Juli 2026, Saatnya Mulai Usaha

Kamu ingin mulai usaha hari ini, yuk lakukan sekarang. Sebab hari baik Hindu Bali pada Selasa, 21 Juli 2026 ada ramalan ayu nulus. Hari ini dipercaya baik untuk segala usaha.
Ada juga hari banyu urug yang baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Bagaimana dengan ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital lainnya? Baca lebih lanjut di bawah ini.
1. Baik membangun rumah

Dewasa ngelayang adalah hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. Dauh ayu artinya baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang.
Dewa ngelayang artinya baik untuk membuat bangunan suci, Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Kala dangastra adalah hari baik untuk membangun tembok pekarangan serta membuat alat-alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu).
2. Baik menanam umbi-umbian

Kala empas turun adalah hari baik untuk menanam umbi-umbian. Namun, tidak baik untuk membangun dan memetik buah-buahan. Kala jangkut artinya baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata.
Kala katemu dipercaya sebagai hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan. Kala tampak adalah hari yang tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).
Rangda tiga merupakan hari tidak baik melakukan upacara pawiwahan. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.
3. Baik membuat program acara

Subacara adalah hari baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat petugas, serta mulai berlatih/belajar.
Sedana yoga dipercaya baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki.
Uncal balung merupakan hari yang tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan dianggap penting. Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Widnyana.


















