Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Menurut Hindu Bali 21 Juli 2026, Saatnya Mulai Usaha

Hari Baik Menurut Hindu Bali 21 Juli 2026, Saatnya Mulai Usaha
Kios oleh-oleh di Pasar Ubud. (IDN Times/Yuko Utami)
Share Article

Kamu ingin mulai usaha hari ini, yuk lakukan sekarang. Sebab hari baik Hindu Bali pada Selasa, 21 Juli 2026 ada ramalan ayu nulus. Hari ini dipercaya baik untuk segala usaha. 

Ada juga hari banyu urug yang baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Bagaimana dengan ramalan berdasarkan Kalender Bali Digital lainnya? Baca lebih lanjut di bawah ini.

1. Baik membangun rumah

Ilustrasi rumah (IDN Times/Lia Hutasoit)
Ilustrasi rumah (IDN Times/Lia Hutasoit)

Dewasa ngelayang adalah hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya. Dauh ayu artinya baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang.

Dewa ngelayang artinya baik untuk membuat bangunan suci, Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Kala dangastra adalah hari baik untuk membangun tembok pekarangan serta membuat alat-alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, tidak baik melakukan upacara (gawe ayu). 

2. Baik menanam umbi-umbian

Tanaman kentang petani di Kelurahan Sarangan ini membusuk dan mati. IDN Times/ Riyanto.
Tanaman kentang petani di Kelurahan Sarangan ini membusuk dan mati. IDN Times/ Riyanto.

Kala empas turun adalah hari baik untuk menanam umbi-umbian. Namun, tidak baik untuk membangun dan memetik buah-buahan. Kala jangkut artinya baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. 

Kala katemu dipercaya sebagai hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan. Kala tampak adalah hari yang tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). 

Rangda tiga merupakan hari tidak baik melakukan upacara pawiwahan. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.

3. Baik membuat program acara

Ketua Yayasan Kerajinan Amai Setia Koto Gadang, Trini Tambu saat menghadiri acara diskusi bertajuk "3 Wajah Roehana Koeddoes: Pahlawan Nasional, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia" di IDN HQ, Jakarta Selatan.
Ketua Yayasan Kerajinan Amai Setia Koto Gadang, Trini Tambu saat menghadiri acara diskusi bertajuk "3 Wajah Roehana Koeddoes: Pahlawan Nasional, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia" di IDN HQ, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Subacara adalah hari baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat petugas, serta mulai berlatih/belajar. 

Sedana yoga dipercaya baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki. 

Uncal balung merupakan hari yang tidak baik melakukan semua jenis perkerjaan dianggap penting. Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Kinasihaning Jana, Pratiti: Widnyana.

Share Article
Editorial Team

Latest News Bali

See More