Denpasar, IDN Times - Tim Peneliti dari Rumah Sakit Pertanian Universitas Udayana yang dikoordinatori oleh Doktor Dewa Gede Wiryangga Selangga, menyatakan penyebab utama kematian Mangrove milik KSOP dan Pelindo di daerah Bali Selatan karena kontaminasi bahan bakar minyak (hidrokarbon). Kesimpulan ini berdasarkan uji sampel air, tanah, batang dan akar menggunakan analisis GC-MS atau Gas Chromatography-Mass Spectrometry. GC-MS ini merupakan metode analisis untuk mengidentifikasi dan menentukan komposisi senyawa kimia dalam sampel terutama senyawa volatil atau semi-volatil.
"GC-MS sering digunakan untuk mengidentifikasi senyawa hidrokarbon (minyak bumi), analisis pencemaran lingkungan, analisis obat dan bahan kimia. Pengujian GC-MS telah dilakukan pada tanggal 24-26 Februari 2026 dan telah diperoleh hasilnya," ungkapnya pada Kamis (26/2/2026).
