Polisi dan Pemerintah Bali Fasilitasi Mudik Gratis ke Jawa

Denpasar, IDN Times - Mudik Gratis Polda Bali menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, 1 Syawal 1446 Hijriah, telah dilaksanakan di Terminal Ubung, Kota Denpasar, Selasa (25/3/2025). Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, mengatakan selain di Terminal Ubung, mudik gratis juga digelar serentak di Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Buleleng. Tiga lokasi ini memberangkatkan pemudik gratis pada hari yang sama.
"Total ada 29 bus dengan penumpang sebanyak 1.300 orang mengikuti mudik gratis kali ini,” ungkapnya.
1. Tiga wilayah di Jawa Timur menjadi tujuan mudik

Kapolda Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, mengatakan program mudik gratis ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas di terminal, bandara, dan pelabuhan saat puncak arus mudik. Adapun beberapa daerah tujuan program Mudik Gratis ini meliputi sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Banyuwangi, Jember, dan Surabaya.
"Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, mudik gratis ini juga akan mengurangi potensi gangguan kamtibmas," terangnya.
2. Mudik gratis sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas

Selain itu, program mudik gratis ini juga merupakan upaya untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang terkonsentrasi pada H-1 dan H-2 menjelang Hari Raya Idul Fitri, yaitu pada 27 dan 28 Maret 2025, yang juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.
Sementara itu Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, berharap para pemudik, khususnya umat muslim di Kota Denpasar yang mengikuti program ini, bisa tiba di kampung halaman dengan selamat.
“Astungkara, para pemudik khususnya yang dari Kota Denpasar dapat aman dan selamat dan tiba di rumah bertemu sanak keluarga," ucapnya.
3. Pemerintah menyumbang dana ke komunitas saat mudik

Satu komunitas masyarakat, Persaudaraan Warga Tegal Bali (PWTB), juga melakukan mudik gratis dengan 250 peserta menuju Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memberikan bantuan dana kepada PWTB sebesar Rp75 juta. Rombongan mudik tersebut juga telah dilepas oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, dalam Program Martabak Mudik Bareng 2025, pada Senin (14/3/2025).
Giri Prasta mengapresiasi kontribusi umat Muslim di Bali. Meskipun minoritas, tetap memiliki peran penting dalam pembangunan di Pulau Dewata. Ia menekankan pentingnya sikap saling menghormati di tengah keberagaman.
“Yang berbeda jangan kita paksakan menjadi sama, tetapi yang sama jangan kita bedakan,” tegasnya.



















