Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

RSUD Singasana Buka Layanan Operasi Penggantian Sendi Lutut

RSUD Singasana Buka Layanan Operasi Penggantian Sendi Lutut
Operasi penggantian sendi lutut di RSUD Singasana (Dok.RSUD Singasana)
Intinya Sih
5W1H
  • RSUD Singasana Tabanan kini menyediakan layanan operasi penggantian sendi lutut sejak akhir 2025 untuk menangani meningkatnya kasus osteoarthritis di wilayah tersebut.
  • Meski fasilitas sudah lengkap, masyarakat masih lebih memilih fisioterapi dan suntik osteoarthritis dibanding menjalani operasi karena faktor ketakutan dan kebiasaan penanganan nonbedah.
  • Operasi penggantian sendi lutut di RSUD Singasana ditanggung BPJS dengan biaya pertanggungan sekitar Rp30–40 juta, disertai program fisioterapi pascaoperasi agar fungsi lutut pulih optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tabanan, IDN Times - Masyarakat Tabanan yang menderita osteoarthritis atau penyakit sendi degeneratif kronis yang ingin operasi penggantian sendi lutut, tidak perlu jauh-jauh ke Kota Denpasar. Sejak akhir 2025, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singasana Tabanan telah mengembangkan layanan operasi penggantian sendi lutut. Pada 2026 ini sudah ada dua kasus operasi osteoarthritis yang ditangani RSUD Singasana.

Direktur RSUD Singasana, dr I Wayan Doddy Setiawan, mengatakan layanan ini dikembangkan karena tingginya kasus osteoarthritis yang ditangani RSUD Singasana. Sehingga selain layanan fisioterapi dan layanan suntik untuk mengatasi osteoarthritis, RSUD Singasana memutuskan menambahkan layanan operasi penggantian sendi lutut.

"Kami sudah melengkapi peralatan untuk operasinya serta sumber daya manusianya. RSUD Singasana sudah punya dokter bedah ortopedi meskipun masih berstatus dokter tamu," katanya, Selasa (7/4/2026).

1. RSUD Singasana menangani 127 kasus osteoarthritis pada 2026

ilustrasi radang sendi (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)
ilustrasi Osteoarthritis (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

RSUD Singasana menangani 127 kasus Osteoarthritis pada 2026.. Sedangkan pada 2025 sebanyak 644 kasus. Doddy menjelaskan, osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif kronis akibat kerusakan tulang rawan pelindung. Hal ini menyebabkan nyeri, kaku, bengkak, dan penurunan fungsi sendi, terutama pada lutut, pinggul, tangan, dan tulang belakang.

"Penyakit ini umumnya menyerang usia lanjut. Tetapi juga diderita orang yang menderita obesitas atau karena pernah mengalami cedera," ujarnya.

2. Masyarakat masih memilih penanganan fisioterapi dan suntik 

Screenshot_20260407_155927.jpg
Operasi penggantian sendi lutut di RSUD Singasana (Dok.IDNTimes/RSUD Singasana)

Doddy mengakui masyarakat masih belum banyak mengakses layanan operasi penggantian sendi lutut. Pada 2025 saja baru tercatat satu tindakan operasi, sementara tahun 2026 baru dua tindakan operasi. Menurut Doddy, masyarakat masih takut menjalani operasi. Mereka lebih memilih tindakan fisioterapi dan suntik osteoarthritis (OA).

Suntik osteoarthritis merupakan metode penanganan nonbedah untuk meredakan nyeri dan memperbaiki fungsi sendi yang mengalami pengapuran.

"Tindakan operasi biasanya disarankan jika tindakan fisioterapi dan suntik sudah tidak bisa lagi. Tetapi keputusannya tetap diserahkan kepada pasien," kata Doddy.

3. BIaya operasi penggantian sendi lutut ditanggung BPJS

ilustrasi sendi lutut (freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi sendi lutut (freepik.com/rawpixel.com)

Peserta BPJS tidak perlu khawatir karena operasi penggantian sendi lutut ini ditanggung dengan kisaran biaya pertanggungan sebesar Rp30 juta hingga Rp40 juta, tergantung tingkat keparahan.

"Setelah menjalani operasi tentu diharapkan sendi lutut akan berfungsi 100 persen normal. Pasien setelah operasi harus menjalani fisioterapi untuk memulihkan fungsi lututnya agar normal seperti semula," jelas Doddy.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More