Lansia di Klungkung Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

- Seorang lansia bernama Ni Nyoman Sumarni ditemukan meninggal di saluran irigasi Desa Tihingan saat beraktivitas di sawah bersama suaminya, Rabu pagi 8 April 2026.
- Tim Inafis Polres Klungkung dan tenaga medis tidak menemukan tanda kekerasan, hanya luka lecet di bibir yang diduga akibat benturan saat korban terpeleset.
- Pihak kepolisian menyatakan peristiwa ini murni musibah tanpa unsur kriminal, dan keluarga korban menerima kejadian tersebut tanpa membuat laporan resmi.
Klungkung, IDN Times – Warga Desa Tihingan, Kabupaten Klungkung, dikejutkan dengan penemuan seorang lansia yang meninggal dunia di saluran irigasi, Rabu (8/4/2026). Korban diketahui bernama Ni Nyoman Sumarni (72), pensiunan PNS asal Dusun Pau.
Insiden itu bermula saat korban pergi ke sawah bersama suaminya, I Wayan Mandri (73), sekitar pukul 08.30 WITA. Keduanya berencana menanam padi sekaligus mencari bunga di area Subak Aan.
Setibanya di sawah, korban dan suaminya beraktivitas di lokasi yang berbeda. Mandri menanam padi di bagian selatan, sementara korban memetik bunga di sekitar area sawah. Saat hendak memgambil bibit padi, betapa kagetnya Mandri saat melihat tubuh istrinya sudah tergeletak di saluran irigasi.
“Suami korban melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di saluran irigasi,” ujar Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Rabu (8/4/2026).
1. Mandri minta bantuan ke warga sekitar

Mandri yang panik, kemudian meminta bantuan warga sekitar. Lalu warga lain datang, dan bersama-sama mengevakuasi korban ke pondok di area sawah.
Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak bernyawa. "Saat dievakuasi di pondok, suami korban meyakini korban sudah meninggal," ungkapnya.
2. Tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban

Tim Inafis Polres Klungkung bersama tenaga medis dari Puskesmas II Banjarangkan sempat datang ke rumah duka dan langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun tumpul.
Petugas hanya mendapati luka lecet di bagian bibir korban yang diduga akibat benturan saat terjatuh. Selain itu, di lokasi kejadian ditemukan jejak kaki yang mengarah pada indikasi korban terpeleset sebelum jatuh ke saluran irigasi.
3. Keluarga terima sebagai musibah

Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara, korban terpeleset saat beraktivitas di sawah hingga akhirnya jatuh ke saluran irigasi.
"Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak melaporkannya secara resmi ke pihak berwajib," ungkap Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.


















