Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pegawai BUMD Jembrana Tewas Menabrak Tiang Lampu di Jalur Tengkorak

Pegawai BUMD Jembrana Tewas Menabrak Tiang Lampu di Jalur Tengkorak
Ilustrasi penerangan jalan (unsplash.com/@sergei_gussev)
Intinya Sih
5W1H
  • Seorang pegawai BUMD berinisial DS (26) tewas di tempat setelah motor yang dikendarainya menabrak tiang lampu di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, Jembrana.
  • Kecelakaan tunggal terjadi sekitar pukul 07.40 Wita di KM 122-123 Gilimanuk, diduga akibat kehilangan kendali hingga kendaraan korban rusak parah dan menimbulkan kerugian sekitar Rp2 juta.
  • Pihak kepolisian mengingatkan pengendara agar waspada terhadap microsleep dan menjaga fokus saat melintas di jalur panjang Denpasar-Gilimanuk yang rawan kecelakaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jembrana, IDN Times - Kecelakaan di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, kembali menelan korban jiwa. Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang perempuan yang mengendarai motor berinisial DS (26). Pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) asal Desa Pengambengan ini tewas di tempat setelah mengalami kecelakaan tunggal, diduga karena out of control (OC) di kawasan Kelurahan Gilimanuk.

Insiden ini menjadi pengingat pahit bagi para pengendara tentang betapa krusialnya konsentrasi saat melintasi jalur yang dikenal sebagai "Jalur Tengkorak" ini.

1. Insiden maut di KM 122-123 jalur utama Denpasar-Gilimanuk

IMG-20260407-WA0129.jpg
Kepolisian setempat menangani peristiwa kecelakaan lalulintas maut yang merenggut nyawa seorang perempuan pengendara motor di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (7/4/2026). (Dok.Istimewa)

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.40 Wita, saat matahari baru saja meninggi. Korban yang mengendarai Honda Stylo tengah melaju dari arah Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Saat memasuki KM 122-123 tepat di sebelah timur Sumur Kembar, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, kendaraan korban mendadak kehilangan kendali.

Berdasarkan keterangan Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor (Kanit Lantas Polsek) Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Kukuh Emanuel, korban diduga out of control dan oleng ke sisi luar jalan sebelum menghantam tiang lampu penerang jalan dengan keras.

2. Pentingnya kewaspadaan di titik rawan kecelakaan

Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

Benturan keras tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Secara fisik, kendaraan korban mengalami kerusakan parah pada bagian depan dengan kerugian materiel sekitar Rp2 juta.

Kasus ini kini telah ditangani oleh pihak Satlantas Polres Jembrana untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, melampaui angka statistik, kejadian ini menggarisbawahi realitas bahaya di jalur Denpasar-Gilimanuk yang memiliki karakteristik jalan panjang dan lurus. Jalur ini sering kali memicu pengendara merasa ngantuk atau penurunan konsentrasi secara mendadak.

3. Pengendara diharapkan tidak meremehkan microsleep dan tetap fokus

ilustrasi microsleep (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
ilustrasi microsleep (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Pihak kepolisian mengeluarkan peringatan keras bagi pengguna jalan. Kecelakaan tunggal seperti yang dialami DS sering kali dipicu oleh faktor internal pengendara, di antaranya microsleep atau kehilangan kesadaran sekitar 1-5 detik karena kelelahan.

Kemudian karena berkendara dalam kecepatan tinggi yang bisa memicu kendaraan tidak stabil, dan fokus yang teralih akibat gangguan konsentrasi saat berkendara.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi dan segera menepi jika merasa lelah. Jika memerlukan bantuan darurat, silakan hubungi hotline 110," kata Kukuh.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More