Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Konsekuensi Memilih Karier Berbeda dari Orangtua

3 Konsekuensi Memilih Karier Berbeda dari Orangtua
ilustrasi seseorang yang sedang menulis (pexels.com/Ivan Samkov)

Mayoritas orangtua yang sudah hidup mapan lewat karier yang ditekuninya menginginkan anak-anaknya turut mengikuti jejak tersebut. Selain dianggap terbukti berhasil, adanya penerus seperti ini penting, terutama bila ada bisnis keluarga. Namun, tentu tidak semua anak bersedia untuk memilih pekerjaan sesuai dengan pilihan orangtuanya, kan?

Pemikiran anak terkadang bisa berbeda jauh dari kedua orangtuanya karena dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, lingkungan pergaulan, hingga perkembangan zaman. Oleh sebab itu, tidak heran bila seseorang pada akhirnya membulatkan tekat untuk memilih jalur karier yang berbeda dari orangtua. Kendati itu merupakan sesuatu yang wajar, tetapi jelas ada konsekuensi berat yang harus dihadapi sebagai berikut.

1. Ada kemungkinan tidak mendapatkan dukungan dari orangtua

ilustrasi seseorang yang stres menghadapi pekerjaan (pexels.com/Vitaly Gariev)
ilustrasi seseorang yang stres menghadapi pekerjaan (pexels.com/Vitaly Gariev)

Orangtua biasanya senang bila anak-anaknya patuh saat diarahkan untuk mengambil pekerjaan sesuai yang mereka rekomendasikan. Pasalnya, orangtua sudah memiliki pengalaman hidup yang sangat kaya, sehingga merasa pendapatnya penting untuk ditaati. Namun, terkadang kamu punya pandangan berbeda dan justru mengincar pekerjaan lain karena menurutmu jauh lebih menarik dan punya prospek bagus di masa depan.

Kendati punya alasan yang valid, kedua orangtua terkadang tetap tidak menyetujui keputusanmu tersebut karena khawatir akan menimbulkan keburukan. Supaya kamu tidak salah langkah, biasanya orangtua tidak akan memberikan dukungan, baik secara material mau pun non material. Kalau sudah begini, maka kamu perlu untuk berpikir ulang apakah ingin menyerah pada mimpi atau terus berjuang meski tanpa dukungan yang cukup.

2. Harus siap untuk benar-benar bekerja keras sampai harapan terwujud

ilustrasi berpikir kritis (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi berpikir kritis (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Tidak dapat dimungkiri bahwa mengikuti saran orangtua untuk mengambil pilihan karier yang sama dengan mereka memang terasa lebih mudah. Pasalnya, kamu sudah jelas mendapatkan dukungan penuh dan punya koneksi yang akan membantu menyelesaikan beragam urusan, sehingga tidak akan mengeluarkan banyak upaya. Kendati begitu, memilih karier yang berbeda juga tidak ada salahnya, hanya saja ada konsekuensi berat yang perlu ditanggung, yaitu komitmen untuk bekerja keras.

Ketika memilih jalur karier yang berbeda dari kedua orangtua dan bahkan menjadi orang pertama dalam keluarga besar yang mengambil pilihan tersebut, maka artinya kamu memulai perjalanan dari nol. Oleh sebab itu, kamu harus benar-benar bekerja keras agar segala harapan dapat diwujudkan. Dengan begini, kamu berhasil membuktikan bahwa pilihanmu patut dihargai meski tidak sesuai dengan keinginan kedua orangtua.

3. Perlu bersabar lebih lama sampai bisa menikmati seluruh hasil jerih payah

ilustrasi seseorang yang sedang fokus bekerja (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)
ilustrasi seseorang yang sedang fokus bekerja (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)

Alasan mengambil jalur karier yang berbeda dari orangtua adalah yakin bahwa pekerjaan tersebut punya masa depan yang lebih menjanjikan dan cocok untuk dijalani. Kendati poin tersebut benar, tetapi terkadang belum tentu dapat dirasakan hasilnya dalam waktu singkat. Pasalnya, kamu memulai segalanya dari nol, sehingga perlu proses panjang agar bisa berhasil.

Oleh sebab itu, pastikan kamu memberikan seratus persen upaya dan menguatkan diri untuk benar-benar bersabar dalam menjalani seluruh prosesnya. Mengeluh sulit tentu saja wajar, tetapi jangan sampai tergoda untuk berhenti. Ingat, ini merupakan pilihan yang kamu ambil secara sadar, maka laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Memilih jalur karier yang berbeda dari kedua orangtua memang sangat menantang. Namun demikian, perjuangkan pilihanmu bila memang kamu yakin itu merupakan yang terbaik. Buktikan keseriusanmu agar mendapatkan pencapaian yang sesuai harapan, ya!

Share
Topics
Editorial Team
Ratna Kurnia Ramadhani
EditorRatna Kurnia Ramadhani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Laki-Laki Hanyut saat Banyu Pinaruh Ditemukan di Pantai Saba

07 Apr 2026, 08:40 WIBNews