Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Potret Pedagang Pasar Senggol Tabanan Direlokasi ke Gedung Marya

Potret Pedagang Pasar Senggol Tabanan Direlokasi ke Gedung Marya
Suasana Pasar Senggol Tabanan pada hari pertama di kawasan Gedung Maria (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Intinya Sih
5W1H
  • Sebanyak 182 pedagang Pasar Senggol Tabanan direlokasi ke kawasan Gedung Marya karena penataan Jalan Gajah Mada dan revitalisasi Terminal Pesiapan oleh Pemkab Tabanan.
  • Para pedagang mulai berjualan di lokasi baru pada 21 Mei 2026 tanpa kendala berarti, dengan pembeli tetap ramai seperti di tempat sebelumnya.
  • Proyek penataan Jalan Gajah Mada dan revitalisasi Terminal Pesiapan senilai Rp60 miliar ditargetkan selesai Desember 2026, mencakup pavingisasi, trotoar, dan penataan kawasan Catur Muka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tabanan, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan merelokasi 182 pedagang Pasar Senggol ke kawasan Gedung Marya sementara waktu. Awalnya pedagang ini berjualan di sepanjang Jalan Gajah Mada.

Relokasi dilakukan karena Pemkab Tabanan menata kawasan Jalan Gajah Mada sekaligus revitalisasi Terminal Pesiapan. Nantinya, para pedagang Pasar Senggol ini akan dipindahkan secara permanen ke Terminal Pesiapan.

Para pedagang Pasar Senggol mulai berjualan di kawasan Gedung Marya, pada Kamis (21/5/2026). Berikut potret kondisi Pasar Senggol di kawasan Gedung Marya pada hari pertama.

1. Lokasi baru tidak begitu jauh dari lokasi lama

IMG-20260521-WA0037.jpg
Pedagang Pasar Senggol Tabanan membawa lapak dagangannya ke lokasi baru. (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Pedagang di Pasar Senggol mendorong gerobaknya ke tempat baru yaitu di kawasan Gedung Marya. Lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi lama di Jalan Gajah Mada.

2. Pedagang membuka lapak tanpa kesulitan

IMG-20260521-WA0038.jpg
Pedagang Pasar Senggol bersiap membuka lapaknya di kawasan baru (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Berdasarkan pantauan IDN Times, pedagang tidak kerepotan membuka lapak di kawasan baru. Mereka mulai berdatangan pada pukul 15.30 Wita dan sebagian besar pedagang sudah siap buka pukul 17.00 Wita.

3. Pembeli berdatangan seperti biasa

IMG-20260521-WA0029.jpg
Suasana Pasar Senggol Tabanan pada hari pertama di kawasan Gedung Marya (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Meski tempatnya baru, namun Pasar Senggol Tabanan tetap ramai seperti biasa. Tampak pembeli sudah berdatangan setelah pedagang siap dengan semua dagangannya.

4. Seluruh pedagang akan menempati area yang telah dibagi di sisi timur, barat, dan selatan gedung Marya

IMG-20260521-WA0031.jpg
Suasana Pasar Senggol Tabanan pada hari pertama di kawasan Gedung Marya (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Kepala Pasar Senggol, I Gusti Made Adi Nurama atau akrab disapa Gung Rembo, menyebut para pedagang yang direlokasi nantinya akan menempati kawasan Pasar Pesiapan. Seluruh pedagang akan menempati area yang telah dibagi di sisi timur, barat, dan selatan gedung.


5. Selama operasional pasar senggol, akses Jalan Kaswari ke arah Timur akan ditutup

IMG-20260521-WA0033.jpg
Suasana Pasar Senggol Tabanan pada hari pertama di kawasan Gedung Marya (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Gung Rembo melanjutkan, selama operasional pasar senggol, akses Jalan Kaswari ke arah timur akan ditutup. Sementara jalan di barat dan timur Gadung Maria akan digunakan untuk aktivitas pedagang.

"Untuk mendukung aktivitas jual beli dan mengantisipasi kemacetan, Pemkab Tabanan juga menyiapkan skema parkir pengunjung di kawasan Panggung GWS (Garuda Wisnu Singasana)," katanya.

6. Jalan Gajah Mada tampak lengang

IMG-20260521-WA0036.jpg
Jalan Gajah Mada tempat Pasar Senggol lama sudah tampak kosong dari lapak pedagang (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan relokasi pedagang menjadi bagian dari proyek besar penataan Jalan Gajah Mada dan revitalisasi Terminal Pesiapan dengan total anggaran mencapai Rp60 miliar. Rinciannya, Rp30 miliar dialokasikan untuk penataan jalan dan Rp30 miliar untuk revitalisasi terminal.

Penataan Jalan Gajah Mada meliputi pavingisasi, pembangunan trotoar, hingga penataan kawasan Catur Muka. Proyek tersebut mulai dikerjakan pada awal Juni 2026 setelah proses tender rampung.

"Target penyelesaian akhir Desember 2026," katanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More