Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 7 April 2026

Hari Baik Menurut Hindu Bali 7 April 2026
ilustrasi bendungan (Unsplash.com/Nicole Geri)

Rahajeng semeng semeton (Selamat pagi teman-teman). Semoga kabar baik dan sehat selalu, semangat bekerja untukmu pada Selasa, 7 April 2026 ini. Ada berbagai ramalan hari baik menurut Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital yang siap menyambutmu. Memulai pagi ini ada hari banyu urug yang baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur.

Ada juga hari carik walangati yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Gagak anungsang pati adalah hari tidak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa. Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik membangun rumah

ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)

Kala empas munggah adalah hari baik untuk membangun rumah. Namun, tidak baik untuk memetik buah-buahan. Kala jangkut artinya baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Kala klingkung yakni baik untuk mencuri demi kepentingan umum yang bertujuan baik. 

Kala luang adalah hari baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. Kala sor merupakan hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. 

Baik membuat senjata

ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)
ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)

Kala timpang adalah hari baik untuk membuat senjata, membuat atau memasang ranjau, guna-guna, meramu sadek, dan memasang sesuatu yang merupakan larangan pada tanaman. Namun, tidak baik untuk berburu. 

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melaksanakan Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Solusi Sampah Organik Bali Rp400 Miliar, Dibangun di Bekas Lahar Gunung

07 Apr 2026, 12:03 WIBNews