Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ancaman Kekeringan, Karangasem Waspada Kebakaran Lahan

Ancaman Kekeringan, Karangasem Waspada Kebakaran Lahan
Kebakaran kebun jambu mente dan mangga terbakar di Desa Ban, Kecamatan Kubu. (Dok. istimewa)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif

  • BPBD Karangasem memetakan wilayah rawan kebakaran seperti Abang, Kubu, dan Karangasem akibat kemarau panjang dampak El Nino 'Godzilla'.
  • Warga diimbau tidak membakar sampah sembarangan karena vegetasi kering mudah terbakar dan api cepat menjalar saat musim kemarau.
  • Fenomena El Nino lemah diprediksi picu kekeringan, sehingga masyarakat diminta hemat air dan segera melapor jika terjadi kebakaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Karangasem, IDN Times – Kemarau panjang dampak dari El Nino "Godzilla" mulai diwaspadai di Karangasem. BPBD Karangasem bahkan melakukan pemetaan, terhadap potensi kebakaran lahan di kecamatan-kecamatan yang sering terjadi saat kemarau panjang.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Abang, Kubu dan Karangasem. ”Biasanya Kubu menjadi langganan kebakaran lahan,” ujar Plt Kalaksa BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, Senin (6/4/2026).

1. Warga diminta tidak sembarangan membakar sampah

IMG-20251013-WA0029.jpg
Kebakaran kebun jambu mente dan mangga terbakar di Desa Ban, Kecamatan Kubu. (Dok. istimewa)

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan. Sisa api yang tidak dipadamkan dengan baik berpotensi terbawa angin dan memicu kebakaran lebih luas.

Menurut Arimbawa, kebiasaan membakar sampah di musim kemarau sangat berisiko, karena vegetasi kering mudah terbakar dan api cepat menjalar. ”Sisa pembakaran bisa saja terbawa angin. Terlebih ketika musim kemarau, lahan yang ditumbuhi ilalang itu kering,” terangnya.

2. El Nino lemah tetap berpotensi picu kekeringan

IMG-20251013-WA0028.jpg
Kebakaran kebun jambu mente dan mangga terbakar di Desa Ban, Kecamatan Kubu. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Selain ancaman kebakaran, BPBD juga menyoroti potensi kekeringan yang dipicu fenomena El Nino. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), paruh kedua 2026 diprediksi mengalami El Nino kategori lemah.

Meski tergolong ringan, kondisi ini tetap dapat menyebabkan cuaca lebih kering dari biasanya. Pada saat kemarau panjang, potensi kekeringan juga harus diwaspadai. Terutama di kawasan sulit air bersih seperti Seraya hingga beberapa wilayah di Kubu.

“Potensi kekeringan harus diwaspadai. Saat kemarau, penggunaan air juga harus lebih hemat,” jelas Arimbawa.

3. Warga diminta cepat melapor jika terjadi kebakaran

IMG-20251013-WA0030.jpg
Kebakaran kebun jambu mente dan mangga terbakar di Desa Ban, Kecamatan Kubu. (Dok. IDN Times/Istimewa)

BPBD berharap potensi kebakaran dapat diminimalkan selama musim kemarau. Namun jika kebakaran terjadi, masyarakat diminta segera melapor ke aparat desa atau petugas pemadam kebakaran.

"Respons cepat penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More