Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 4 April 2026, Saatnya Menanam Kelapa

Hari Baik Menurut Hindu Bali 4 April 2026, Saatnya Menanam Kelapa
Ilustrasi pohon kelapa. (IDN Times/Yuko Utami)
Intinya Sih
  • Hari Sabtu, 4 April 2026 disebut sebagai srigati turun, waktu baik untuk menanam kelapa, membibit padi, dan mempersembahkan sesajen di lumbung.
  • Beberapa hari seperti Carik Walangati dan Kajeng Uwudan dianggap kurang baik untuk membangun rumah atau menanam tanaman, namun Jiwa Menganti cocok untuk memulai usaha.
  • Salah Wadi dinilai tidak baik untuk upacara Manusa Yadnya maupun Pitra Yadnya, sementara Srigati tetap membawa makna keberuntungan dalam aktivitas pertanian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menyambut aktivitas, Sabtu, 4 April 2026 ada berbagai hari baik untukmu. Mengawali hari ini ada srigati turun yakni hari baik untuk membibit atau menanam dan menyimpan padi.

Hari ini juga baik mempersembahkan yadnya atau sesajen di lumbung, menanam kelapa, dan mulai membuat barang dagangan. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Apakah semuanya baik atau ada yang buruk? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Tidak baik membangun rumah

ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi membangun rumah (pexels.com/Ron Lach)

Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Jiwa menganti adalah hari baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha. Kajeng uwudan artinya tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. 

2 Baik memulai suatu usaha

ilustrasi usaha dari kamar kos (pexels.com/Liza Summer)
ilustrasi usaha dari kamar kos (pexels.com/Liza Summer)

Kala gotongan adalah hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Kala dangu artinya tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian. Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

3. Tidak baik melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

ilustrasi menikah di Bali (unsplash.com/Loris Boulinguez)
ilustrasi menikah di Bali (unsplash.com/Loris Boulinguez)

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya.

Srigati adalah hari baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Manggih Suka, Pratiti: Nama rupa.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing
Follow Us

Latest News Bali

See More