Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Debit Air PDAM Menurun, Perumda TAB Tabanan Kerahkan Mobil Tangki
Layanan mobil tangki Perumda TAB Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas TAB Tabanan)
  • Kemarau menurunkan debit sumber air Mekori, membuat warga Banjar Gulingan, Desa Antosari, Selemadeg kekurangan air bersih saat jam puncak.
  • Perumda TAB mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter sejak sebulan lalu; pelanggan terdampak dapat melapor untuk pemeriksaan dan layanan.
  • Permintaan air perpipaan di Tabanan meningkat selama kemarau, dengan 416 sambungan baru dan 22 sambungan diaktifkan kembali pada Agustus 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tabanan, IDN Times - Musim kemarau menyebabkan debit air bersih di Banjar Gulingan, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan mengalami penurunan. Ini menyebabkan warga tidak mendapatkan cukup air bersih pada waktu-waktu puncak penggunaan.

Untuk mengatasi ini, Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) atau PDAM Tabanan menurunkan layanan mobil tangki untuk memberikan layanan air bersih di wilayah tersebut. "Warga melapor ke kami jika debit air mengecil sehingga air bersih tidak mencukupi selama jam-jam puncak pemakaian. Untuk ini, kami turunkan mobil tangki yang sudah kami siapkan," ujar Kasubag Humas Perumda TAB, I Putu Wahyu Untung Suardana, Rabu (16/9/2026).

1. Layanan mobil tangki disiagakan selama musim kemarau

Layanan mobil tangki Perumda TAB Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas TAB Tabanan)

Untung Suardana melanjutkan layanan mobil tangki dari Perumda TAB Tabanan memang disiapkan selama musim kemarau ini. Tujuannya untuk memberikan kompensasi air bersih bagi pelanggan yang terkendala selama musim kemarau ini.

"Jadi bagi pelanggan yang saat musim kemarau mengalami kendala seperti debita air mengecil atau mati dalam jangka waktu lama, mobil tangki ini kami turunkan ke wilayah terdampak," katanya.

Ia mengatakan, bagi pelanggan yang memiliki masalah terhadap layanan air bersih, bisa melapor ke unit atau langsung ke Kantor Perumda TAB. Nantinya tim akan melakukan pemeriksaan mengenai kendala tersebut dan jika memenuhi syarat, maka layanan mobil tangki akan diturunkan.

2. Permintaan mobil tangki ke Selemadeg dilakukan sejak satu bulan lalu

Layanan mobil tangki Perumda TAB Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas TAB Tabanan)

Mengenai layanan mobil tangki ke Banjar Gulingan, Desa Antorasi, Kecamatan Selemadeg ini dilakukan sejak satu bulan lalu. Dimana permintaan datang dari warga yang mengeluh debit air mengecil. "Hal ini dikarenakan sumber air Mekori debit airnya mengecil karena musim kemarau," kata Untung Suardana.

Perumda TAB Tabanan menurunkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter ke wilayah tersebut. “Layanan ini menjadi langkah antisipasi agar pelanggan tetap memperoleh pasokan ketika terjadi gangguan atau kebutuhan air meningkat,” kilahnya.

Ia melanjutkan, untuk layanan air bersih di Tabanan dan Kediri sampai sekarang masih aman sehingga belum sampai menurunkan mobil tangki. "Saat ini yang mengelami penurunan debit itu adalah sumber air kita yang di Mekori. Sisanya masih aman," paparnya.

3. Musim Kemarau membuat permintaan layanan air perpipaan di Tabanan meningkat

Layanan mobil tangki Perumda TAB Tabanan (Dok.IDNTimes/Humas TAB Tabanan)

Di sisi lain, musim kemarau ternyata membuat permintaan layanan air perpipaan di Tabanan melonjak. Perumda TAB mencatat sebanyak 416 sambungan baru selama Agustus 2026, jauh di atas kondisi normal yang berada di bawah 100 sambungan per bulan.

Kondisi ini dipicu mulai berkurangnya ketersediaan air dari sumber alternatif, terutama sumur bor yang selama ini menjadi andalan sebagian masyarakat. Selain sambungan baru, sebanyak 22 pelanggan kembali mengaktifkan sambungan setelah sebelumnya tidak menggunakan layanan air perpipaan.

“Pelanggan yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan sumur bor mulai kembali mengaktifkan sambungan TAB karena ketersediaan air dari sumber alternatif tersebut mulai berkurang akibat kemarau,” ujarnya Untung Suardana.

Curated For You

Editorial Team

Related Article