TransNusa Bidik Australia dengan Rute Melbourne-Bali

- Transnusa membuka penjualan tiket penerbangan harian langsung Melbourne–Bali pada 15 September 2026.
- Rute tersebut mulai beroperasi 19 Oktober 2026 dengan pilihan kelas Basic dan Premium Plus.
- Bandara Ngurah Rai diposisikan sebagai pusat konektivitas menuju sejumlah destinasi di Indonesia dan Asia.
Denpasar, IDN Times — Maskapai penerbangan Transnusa kembali mengekspansi sayap rute internasionalnya dengan resmi membuka penjualan tiket penerbangan harian langsung (direct flight) rute Melbourne–Bali (Denpasar) pada hari ini, Selasa (15/9/2026). Pembukaan rute baru yang akan mulai beroperasi pada 19 Oktober 2026 ini turut menandai debut layanan eksklusif terbaru bertajuk "Premium Plus", yang dirancang khusus bagi penumpang yang mengedepankan kenyamanan ekstra tanpa harus membayar penuh harga kelas bisnis.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima IDN Times, peluncuran rute Melbourne ini menyusul rekam jejak gemilang Transnusa di pasar Australia. Sebelumnya, maskapai yang kini rebranding menjadi Premium Service Carrier ini sukses merebut 20 persen pangsa pasar di Perth hanya dalam waktu 12 bulan melalui 21 jadwal penerbangan per minggunya.
1. Harga perkenalan mulai dari Rp3,3 jutaan

Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis (Dok. TransNusa) Untuk menandai pembukaan rute ini, Transnusa merilis tarif perkenalan (introductory fare) yang sangat kompetitif. Tiket kelas Basic dibanderol mulai dari AUD299 atau sekitar Rp3.399.000. Sementara itu, untuk merasakan sensasi kelas Premium Plus terbaru, calon penumpang dapat membelinya dengan harga mulai dari AUD699 atau sekitar Rp9.099.000. Demi menjaga eksklusivitas dan privasi, ketersediaan kursi Premium Plus ini dibatasi secara ketat, yakni maksimal hanya 20 kursi per penerbangan.
Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengungkapkan bahwa pembukaan rute penerbangan langsung menuju ibu kota negara bagian Victoria tersebut merupakan batu loncatan strategis bagi perusahaan.
“Peluncuran rute Melbourne–Bali merupakan langkah besar dalam strategi ekspansi internasional Transnusa. Rute baru ini menjadi tonggak penting dalam pertumbuhan internasional Transnusa, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang utama antara Australia dan Asia. Di saat yang sama, kami menghadirkan pilihan baru bagi wisatawan yang memadukan konektivitas, nilai, dan pengalaman perjalanan yang lebih premium,” terang Datuk Bernard Francis.
2. Berangkat dari Bandara Ngurah Rai pukul 20.45 WITA

Potret Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjelang Nyepi 2026 (IDN Times/Dewi Suci R.) Datuk Bernard Francis menambahkan, Bali tidak pernah kehilangan pesonanya sebagai magnet wisata global. Oleh karena itu, konektivitas langsung dari Melbourne diharapkan mampu memberikan alternatif premium yang ramah di kantong bagi turis Australia. Kehadiran Premium Plus, lanjutnya, menjembatani irisan pasar yang mencari layanan prima dengan fasilitas prioritas dan tambahan bagasi, namun terhalang oleh mahalnya harga tiket kelas bisnis konvensional.
Untuk mengakomodasi fleksibilitas wisatawan dan pebisnis lintas benua, rute ini dirancang dengan jadwal operasional yang strategis. Penerbangan dengan kode Transnusa 8B-18 akan bertolak dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) pada malam hari pukul 20.45 WITA, dan dijadwalkan mendarat di Melbourne Airport (MEL) pada pukul 05.40 waktu setempat di hari berikutnya. Sementara penerbangan kembali (Transnusa 8B-19) akan lepas landas dari Melbourne pada pagi hari pukul 06.25 dan tiba kembali di Bali pukul 09.40 WITA.
3. Menawarkan konektivitas dari Bandara I Gusti Ngurah Rai

ilustrasi suasana di Melbourne (unsplash.com/Dmitry Osipenko) Lebih dari sekadar menerbangkan penumpang dari titik A ke titik B, Transnusa mengusung konsep ambisius bertajuk Beyond Bali. Konsep ini menjadikan Bandara Ngurah Rai tidak hanya sebagai destinasi akhir, melainkan sebagai pusat konektivitas (hub) menuju berbagai destinasi eksotis Nusantara maupun pusat komersial Asia. Melalui integrasi jaringan Transnusa, penumpang asal Australia dapat melanjutkan perjalanannya secara mulus (seamless) menuju surga bawah laut Wakatobi, atau menikmati keindahan alam di Manado, Bima, hingga Lombok. Untuk rute regional, penumpang bisa terkoneksi langsung ke Singapura, Phuket (Thailand), hingga Guangzhou (China).
Bagi calon penumpang yang tertarik menjajal layanan ini, tiket penerbangan Melbourne-Bali sudah bisa dipesan mulai hari ini (15 September 2026) melalui situs resmi Transnusa maupun berbagai platform Online Travel Agent (OTA) tepercaya. Mengingat ketersediaan kursi Premium Plus yang sangat terbatas, manajemen menyarankan calon penumpang untuk memesan dari jauh hari.


















