Denpasar, IDN Times – Selain sektor pariwisata, sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) di Bali juga merasakan dampak pandemik COVID-19 selama beberapa bulan terakhir ini. Pemerintah Provinsi Bali berupaya untuk membantu para perajin dengan mengeluarkan berbagai regulasi atau kebijakan yang bersifat relaksasi.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) dalam diskusi panelis bertajuk Government Rountable Series Covid-19: New, Next, Post secara virtual dengan tema “UKM Bali pasca COVID-19” pada Kamis (3/7).