Hari Baik Menurut Hindu Bali 10 Januari 2025

Hari baik menurut Hindu Bali pada Jumat, 10 Januari 2025 adalah amerta dewa. Ini merupakan hari yang baik untuk melakukan Panca Yadnya khususnya Dewa Yadnya. Tidak hanya itu, amerta dewa ini juga hari yang baik untuk membangun tempat-tempat suci atau ibadah, membuat lumbung maupun dapur. Penasaran hari baik lainnya seperti apa? Yuk simak selengkapnya untuk jadi pelengkap hari kamu!
1. Baik memulai suatu usaha

Kamu ada rencana buat usaha? Sudah saatnya membuat rencana itu jadi nyata karena ada hari baik amerta gati. Ini bermakna sebagai hari yang baik untuk memulai suatu usaha serta bercocok tanam. Kamu juga gak perlu ragu lagi nih. Sebab ada hari sedana yoga yang bermakna hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, mulai berjualan karena akan murah rejeki.
Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. Kala tampak artinya tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). Kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah, memulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, babi (ternak).
2. Baik untuk bepergian

Catur laba adalah hari baik untuk bepergian khususnya menuju arah utara. Selain itu, hari ini juga baik melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Cintamanik adalah hari baik untuk melakukan upacara potong rambut. Dewasa ngelayang merupakan hari baik untuk membangun rumah, membuat jukung dan sejenisnya.
Geni rawana merupakan hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. Kala upa adalah hari baik untuk memulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Kamajaya merupakan hari baik untuk dewasa pernikahan, membangun, membuat alat-alat perang, mulai belajar atau berlatih.
3. Baik membuat program acara

Subacara adalah hari baik untuk melangsungkan segala jenis upacara, membuat program (rencana), membuat peraturan, mengangkat maupun menunjuk petugas, mulai berlatih atau belajar. Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain sebagainya.
Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya yang meliputi penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lain sebagainya. Sampi gumarang munggah artinya tidak baik menanam padi dan jagung. Sarik agung merupakan hari yang tidak baik untuk segala pekerjaan. Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Awidya.



















