Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mikrobus Tabrak Truk di Jembrana karena Sopir Mengantuk

Mikrobus Tabrak Truk di Jembrana karena Sopir Mengantuk
Kecelakaan lalu lintas Isuzu Microbus Travel dan truk di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Selasa (31/3/2026) siang. (Dok.Istimewa)
Intinya Sih
5W1H
  • Sebuah mikrobus travel menabrak truk di jalur Pengeragoan, Jembrana, setelah sopirnya tertidur sesaat akibat kelelahan saat melaju dari Denpasar menuju Gilimanuk.
  • Kecelakaan menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan dan luka bagi pengemudi truk serta kru mikrobus, dengan total kerugian materiel sekitar Rp20 juta.
  • Polsek Pekutatan mengimbau pengemudi untuk waspada terhadap microsleep dan beristirahat jika mengantuk demi mencegah kecelakaan serupa di jalan raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jembrana, IDN Times - Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) melibatkan Isuzu Microbus Travel dan sebuah truk terjadi di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (31/3/2026) siang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pekutatan, Kompol Putu Suarmadi, mengonfirmasi bahwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 13.30 Wita itu dipicu oleh kondisi pengemudi yang tidak prima.

1. Sopir travel mengantuk hingga kehilangan kendali

IMG-20260331-WA0090.jpg
Kecelakaan lalu lintas Isuzu Microbus Travel dan truk di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Selasa (31/3/2026) siang. (Dok.Istimewa)

Peristiwa bermula saat Isuzu Microbus dengan nomor polisi N 7013 UN yang dikemudikan oleh Syaiful Rizal Mas Agus (36) melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat (Gilimanuk). Cuaca saat itu terpantau cerah dengan kondisi aspal yang baik.

Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan tikungan landai, Syaiful mengaku kehilangan kesadaran sejenak karena kantuk yang hebat (microsleep). Akibatnya, ia tidak menyadari adanya tikungan ke kiri. Kendaraan travel tersebut tetap melaju lurus hingga keluar jalur dan menghantam Truk Isuzu N 9029 UG yang datang dari arah berlawanan.

"Sopir travel merasa mengantuk dan tertidur, sehingga tidak mengetahui ada tikungan. Kendaraannya melaju lurus dan menabrak truk di jalurnya pada bagian depan samping kanan," ujar Putu Suarmadi.

2. Korban terluka dan mengalami kerugian materiel mencapai puluhan juta

IMG-20260331-WA0094.jpg
Kecelakaan lalu lintas Isuzu Microbus Travel dan truk di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Selasa (31/3/2026) siang. (Dok.Istimewa)

Benturan keras mengakibatkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Kaca depan Isuzu Mikrobus hancur total, sementara truk mengalami kerusakan serius di sisi kanan.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun pengemudi truk bernama Yusub (46) harus dilarikan ke RSU Negara karena mengalami luka robek cukup serius pada dahi, tangan, dan lutut, serta nyeri pada bagian pinggul. Sementara itu, sopir travel dan kernetnya mengalami luka lecet ringan.

Total kerugian materiel akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai Rp20 juta. Pihak kepolisian mengevakuasi kendaraan ke Polres Jembrana untuk menghindari kemacetan panjang di jalur utama tersebut.

3. Waspada bahaya microsleep di balik kemudi

IMG-20260331-WA0100.jpg
Kecelakaan lalu lintas Isuzu Microbus Travel dan truk di KM 57-58, Banjar Dangin Tukad, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, pada Selasa (31/3/2026) siang. (Dok.Istimewa)

Belajar dari kejadian ini, Polsek Pekutatan mengimbau para pengguna jalan, terutama sopir angkutan umum dan logistik yang menempuh jarak jauh, untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah..

Microsleep atau tertidur singkat selama beberapa detik sangat berbahaya karena pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya. Jika rasa kantuk mulai menyerang, sangat disarankan untuk:

  • Berhenti sejenak di rest area atau tempat aman untuk tidur selama 15-20 menit
  • Melakukan peregangan tubuh agar sirkulasi darah kembali lancar
  • Jangan mengandalkan minuman berkafein secara berlebihan sebagai pengganti istirahat.

"Kami meminta pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika mengantuk, istirahatlah. Jangan sampai kelalaian sesaat berujung fatal bagi diri sendiri dan orang lain," kata Putu Suarmadi.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More