Hari Baik Menurut Hindu Bali 1 April 2026, Saatnya Bepergian

- Kalender Bali Digital menunjukkan 1 April 2026 sebagai hari baik untuk bepergian ke arah utara serta melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.
- Beberapa hari seperti Kala isinan, kajeng rendetan, dan Pepedan dianggap baik untuk kegiatan belajar, menanam tumbuhan berbuah, serta membuka lahan pertanian baru.
- Hari-hari seperti Carik walangati, Geni agung, dan Salah wadi dinilai tidak baik untuk pernikahan, pembangunan rumah, maupun pelaksanaan upacara keagamaan tertentu.
Sebelum memulai aktivitas pada Rabu, 1 April 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambutmu. Ramalan ini berdasarkan Kalender Bali Digital yang diawali dengan catur laba. Hari ini baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.
Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Geni agung adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa berarti sangat buruk. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.
Baik membuat lemari

Kala isinan merupakan hari baik untuk mulai belajar, membuat lemari, membuat gudang atau tempat barang-barang.
Sementara itu, kajeng rendetan adalah hari yang baik untuk menanam tumbuhan berbuah. Kala gumarang munggah merupakan hari yang baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Namun, tidak baik untuk menanam sirih dan tembakau.
Baik membuka lahan pertanian baru

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kajeng kipkipan artinya sebagai hari baik untuk membuat dungki atau keranjang kecil tempat ikan.
Kala sor merupakan hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. Panca prawani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa ayu.
Tidak baik untuk upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lain-lain. Termasuk tidak baik melaksanakan upacara Pitra Yadnya, penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lain-lain.
Purwani adalah hari yang tidak baik dipakai dewasa. Kala mereng merupakan hari yang tidak baik untuk bercocok tanam. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Separsa.


















