Ratusan Orang Meninggal Kecelakaan di Bali Sepanjang 2024

Denpasar, IDN Times - Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengalami peningkatan. Dari data yang dirangkum pihak kepolisian, lokasi kecelakaan terbanyak berada di Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Gianyar. Kemudian secara berurutan disusul Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Klungkung, dan Kabupaten Bangli.
Kapolda Bali, Irjenpol Daniel Adityajaya, mengatakan tercatat kasus kecelakaan lalu lintas di tahun 2024 mencapai 1.032 kejadian atau 14,28 persen. Kejadian tersebut telah merenggut nyawa 622 korban, 85 korban luka berat, dan 10.470 orang luka ringan.
"Jumlah korban meninggal dunia 622 orang tahun 2024 dan 632 tahun 2023," ungkapnya.
1. Kecelakaan lalu lintas di Bali meningkat, dominasi roda dua

Kapolda Bali, Irjenpol Daniel Adityajaya, mengatakan kejadian laka lantas di tahun 2024 didominasi oleh kecelakaan tunggal yang mencapai 4.458 kejadian. Kemudian disusul dengan kecelakaan depan-depan atau adu jangkrik sebanyak 908 kejadian, serta kecelakaan depan-belakang sebanyak 900 kejadian. Sedangkan jenis kendaraan terlibat di antaranya 6.129 unit roda dua, 908 unit mobil, dan 495 unit mobil barang.
"Waktu kejadian 10.00 hingga 18.00 Wita mencapai 1403 kejadian. Pukul 18.00 hingga 21.00 Wita ada 1.238 kejadian, dan 06.00 hingga 09.00 1230 kejadian," terangnya.
2. Kecelakaan lalu lintas di Kota Denpasar didominasi kecelakaan tunggal

Jumlah kasus laka lantas di wilayah hukum Polresta Denpasar selama tahun 2024 mencapai 2102 kasus. Kasus laka lantas ini didominasi kecelakaan tunggal atau out of control (OC) yang mencapai 1095 kasus. Jumlah kejadian OC tersebut diungkap oleh Kapolresta Denpasar, Kombespol Wisnu Prabowo, semakin menegaskan dominasi OC yang mencapai setengah angka kasus laka lantas di wilayah hukumnya.
"Ini masih tinggi sekali, di mana pada akhir-akhir ini terjadi curah hujan yang sangat tinggi juga, dan juga trek-nya yang lurus. Banyak yang kurang hati-hati dalam mengendarakan sepeda motornya
Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Made Teja Dwi Permana, menambahkan bahwa OC yang terjadi karena kelalaian pengemudi, mulai mengantuk, pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dan tidak konsentrasi. Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar juga menggalakkan edukasi di sekolah-sekolah mengingat banyak dari pelajar yang terlibat dalam kecelakaan.
"Dibandingkan dengan 2023, jumlah laka lantas mengalami penurunan sebanyak tujuh persen," terangnya.
3. Kecelakaan lalu lintas di wilayah Badung meningkat, dominasi usia remaja

Kepala Kepolisian Resor Badung (Polres), AKBP Teguh Priyo Wasono, juga mengungkap kenaikan kasus laka lantas pada 2024. Di tahun 2023 tercatat sebanyak 865 kasus kecelakaan dengan 76 orang korban meninggal dunia, 15 orang luka berat, dan 994 orang luka ringan. Sedangkan di tahun 2024 tercatat 991 kasus dengan 82 korban meninggal dunia, 20 korban luka berat, 1.162 korban luka ringan.
"Kasus laka lantas di wilayah kami mengalami peningkatan hingga 126 kasus atau naik 15 persen," ungkapnya.
Dominasi korban kecelakaan berada di rentang usia 12-24 tahun yang jumlahnya mencapai 460 orang. Waktu kejadian antara pukul 10.00-15.00 Wita dengan status pekerjaan swasta. Pada kejadian ini kendaraan yang terlibat mayoritas roda dua, jumlahnya mencapai 1.256 unit dengan dominsi lokasi di wilayah Kecamatan Mengwi.



















