Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polres Tabanan Selidiki Video Asusila di Rental PS, 7 Saksi Diperiksa
ilustrasi joystick PlayStation (pixabay.com/Evilowl)
  • Polres Tabanan menyelidiki kasus video asusila dua remaja di rental PS yang viral pada 14 Februari 2026, setelah laporan dari orangtua korban perempuan.
  • Tujuh saksi telah diperiksa, termasuk pemilik dan penjaga rental, sementara remaja pria dalam video belum memenuhi panggilan pertama dari penyidik.
  • Kapolres Tabanan mengimbau para orangtua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anaknya demi mencegah kejadian serupa di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Pada hari kasih sayang, Sabtu (14/2/2026) lalu, media sosial dihebohkan dengan beredarnya video amatir yang menampilkan tindakan asusila dua orang remaja di dalam sebuah rental PlayStation (PS) di Kabupaten Tabanan.

Kasus ini kemudian berujung kepada laporan dari pihak orangtua remaja perempuan ke Polres Tabanan. Orangtua pihak remaja perempuan ini melaporkan penyebar video asusila dan pihak laki-laki dalam video asusila tersebut. Laporan masuk ke Polres Tabanan pada Minggu (15/2/2026). Saat ini Polres Tabanan telah memanggil 7 orang saksi untuk dimintai keterangan.

1. Tujuh saksi telah diperiksa dalam kasus video asusila yang terjadi di rental PS

Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP Teddy Satria Permana (Dok. Istimewa)

Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP Teddy Satria Permana, mengatakan laporan yang diterima Satreskrim Polres Tabanan mencakup dugaan tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh remaja pria dan laporan tentang penyebaran video rekaman ke publik melalui akun media sosial.

"Alasan pelaporan kasus karena orang tua dari remaja perempuan merasa terganggu karena tersebarnya video tersebut, sehingga memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum," ujar Teddy, Rabu (25/2/2026)

Untuk perkembangan kasus ini, Satreskrim Polres Tabanan sudah melakukan pemanggilan kepada tujuh saksi antara lain pemilik rental PS, petugas jaga rental saat kejadian dan beberapa orang lainnya yang terkait kasus ini.

2. Remaja pria dalam video asusila belum memenuhi panggilan

Ilustrasi asusila. (IDN Times/ Agung Sedana)

Teddy melanjutkan remaja pria yang ada dalam video asusila ini sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. "Tetapi untuk panggilan pertama, remaja laki-laki dalam video asusila tidak datang. Kami akan berencana melakukan pemanggilan kembali," ujarnya.

Adapun dari pemeriksaan sementara, kedua remaja dalam video asusila ini berkenalan secara online. Remaja laki-laki kemudian mengajak remaja perempuan untuk bertemu di rental PS pada Sabtu (14/2/2026). "Remaja perempuan mengaku ada paksaan untuk melalukan hubungan intim," kata Teddy.

3. Kapolres Tabanan imbau orangtua untuk lebih mengawasi anaknya

Ilustrasi asusila/kekerasan pada perempuan. (IDN Times/ Agung Sedana)

Video asusila yang beredar di media sosial berdurasi beberapa menit. Menampakkan sepasang remaja berbuat asusila di dalam bilik rental PS.

Menanggapi kasus ini, Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati mengimbau para orangtua untuk lebih mengawasi anak-anaknya terutama yang masih di bawah umur. "Pastikan ke mana anak-anak pergi dan dengan siapa mereka pergi. Terutama jika pergi pada malam hari. Pemantauan itu penting, agar anak-anak terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Bayu Pati.

Editorial Team