Pembangunan di Klungkung Bergantung pada Bantuan Pemerintah Pusat

- Mantan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menyatakan Klungkung membutuhkan bantuan pusat karena kerusakan infrastruktur Nusa Penida.
- Infrastruktur di Nusa Penida perlu banyak pembenahan dan dana besar untuk perbaikannya.
- Kecamatan Nusa Penida masih berkutat dengan masalah air bersih, butuh bantuan pusat untuk pemanfaatan sumber mata air yang lebih optimal.
Klungkung, IDN Times - Mantan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika mengungkapkan, keadaan Klungkung saat ini sangat memerlukan bantuan pusat. Pasalnya, kerusakan infrastruktur saat ini di Nusa Penida memerlukan dana sangat besar untuk perbaikannya.
Ia mengaku saat menjadi Gubernur Bali, Nusa Penida baru bisa dibangun secara bertahap karena adanya bantuan anggaran dari pusat. Kala itu, dia menilai, masalah infratruktur masih perlu banyak pembenahan.
"Jika itu diberdayakan, Klungkung tidak akan miskin lagi, (Klungkung) termasuk kabupaten yang akan kaya," ujar Made Mangku Pastika dalam sebuah diskusi terkait strategi pembangunan Kabupaten Klungkung pada Kamis malam (31/11/2024).
Mantan Gubernur dua periode itu memaparkan bagaimana upayanya membangun Nusa Penida dengan bantuan anggaran pusat, mulai dari pembuatan jalan di pesisir pantai yang mengelilingi sisi utara Nusa Penida. Dimana biaya pembangunannya berasal dari dana pusat.
"Termasuk segitiga emas itu, saya saat itu mengundang 15 kementerian bersama-sama menaiki kapal bounty berkeliling untuk merencanakannya. Sekarang tinggal eksekusi," ungkap Mangku Pastika.
1. Pelabuhan segitiga belum didukung infastruktur memadai

Mangku Pastika juga menyayangkan keberadaan pelabuhan segitiga emas yang menghubungkan 3 pulau--yaitu Bali, Nusa Gede dan Nusa Ceningan-- tersebut belum ditindaklanjuti dengan pembangunan imfratruktur jalan maupun jembatan pulau Nusa Penida.
Tak heran, wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida merasa mengeluh dengan jalan rusak, kemacetan hingga banjir saat musim hujan. Ini lah yang ia inginkan bisa diselesaikan oleh pemimpin Klungkung ke depan.
2. Pemanfaatan sumber mata air perlu untuk mengatasi krisis air bersih di Nusa Penida

Kecamatan Nusa Penida sampai saat ini masih berkutat dengan permasalahan air bersih. Pemanfaatan sejumlah sumber mata air--seperti Guyuangan dan Seganing dan Penida-- dianggap belum maksimal.
Padahal, jika ada bantuan dari pemerintah pusat, sumber-sumbet mata air itu bisa termanfaatkan sampai ke setiap rumah.
Secara geografis, sumber air di Nusa Penida berada di tebing curam. Perlu anggaran besar untuk menyalurkannya ke rumah-rumah penduduk. "Pemanfaatan sumber mata air di Nusa Penida bisa lebih optimal jika adanya dana pusat," ungkap dia.
3. Upaya menjadikan Nusa Penida berstatus kawasan ekonomi khusus

Calon Bupati Klungkung I Ketut Juliarta mengatakan, untuk mendapatkan prioritas anggaran dari pusat, pihaknya akan mengusulkan Nusa Penida sebagai kawasan ekonomi khusus. Dengan demikian, kata dia, pembangunan infrastruktur bisa dilaksanakan secara masif dalam lima tahun ke depan.
Bahkan, menurutnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah berjanji kepadanya, untuk membantu pembangunan di daerah dan meminta agar perencanaan pembangunan dapat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.
"Kami akan kawal pesan Prabowo Subianto ini untuk bisa membangun Klungkung dan mensejahterakan masyarakat," ungkap dia.


















