Hari Baik Hindu Bali 21 Agustus 2026, Saatnya Membuka Usaha

Rahajeng semeng semeton sareng sami (Selamat pagi teman-teman semuanya) semoga kabar baik dan sehat selalu ya. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali menyambutmu pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Mengawali hari ini dengan ramalan kala gotongan yang baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.
1. Baik melaksanakan Dewa Yadnya

Ilustrasi Pura Besakih. (IDN Times/Yuko Utami) Dewa stata adalah hari yang baik untuk melakukan Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya. Gagak anungsang pati artinya tidak baik melakukan upacara membakar mayat atau atiwa-tiwa.
Kala buingrau merupakan hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra atau leluhur. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. Kala tampak adalah hari baik untuk dewasa nikah (perkawinan).
2. Baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi sawah (IDN Times/Yuko Utami) Pepedan merupakan hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Lebur awu adalah hari baik untuk membangun irigasi. Namun, tidak baik untuk melakukan upacara wiwaha/pernikahan, pertemuan, membangun dan mengatapi rumah.
3. Baik mencari burung

Ini adalah kawanan burung kakatua Maluku yang memiliki tubuh bongsor ketimbang jenis kakatua lainnya yang hidup di Indonesia. (IDN Times/Fariz Fardianto) Sri tumpuk adalah hari baik untuk memcari burung (mepikat). Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu.
Salah wadi artinya baik untuk melakukan Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Widnyana.


















