Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Tips Memilih Agen Asuransi Biar Gak Ditipu

5 Tips Memilih Agen Asuransi Biar Gak Ditipu
foto hanya ilustrasi (Pexels/Judit Peter)
Share Article

Asuransi menjadi elemen penting dalam finansial keluarga. Banyak orang melek akan pentingnya asuransi untuk proteksi. Namun, masih banyak orang yang bingung untuk memilih agen asuransi yang tepat.

Sebaiknya berhati-hati memilih agen di tengah gencarnya berita mengenai agen asuransi nakal. Jika ada rencana untuk membeli produk asuransi, kamu sudah berada di artikel yang tepat. Berikut tips memilih agen asuransi berdasarkan Associate Director Brondiva Agency, Luh Ella atau akrab disapa Ika, yang lebih dari 15 tahun menggeluti industri asuransi.

1. Kenali produk yang akan dipilih

Ilustrasi para milenial sedang berdiskusi. (Unsplash.com/Cherrydeck)
Ilustrasi para milenial sedang berdiskusi. (Unsplash.com/Cherrydeck)

Menurut Ika, sebelum menentukan agen asuransi, kamu sebaiknya mengenali produk-produk mereka terlebih dahulu. Kamu bisa riset di Google atau langsung ke situs resmi perusahaan asuransi untuk mendapatkan informasi produknya. Lalu pilihlah produk sesuai kebutuhan dan bujet yang kamu miliki. Ia mengasumsikan mirip seperti membeli sepatu, sesuai dengan ukuran kaki.

Produk asuransi punya banyak macam jenisnya. Ada asuransi kesehatan, asuransi jiwa, hingga asuransi yang ditambah dengan investasi atau sering disebut Unit Link atau PAYDI.

"Jangan sampai salah memilih produk, nanti malah tidak berguna bagi kebutuhan kita," terang Ika saat ditemui di kantornya daerah Koto Denpasar, Senin (21/8/2023).

2. Kenali latar belakang agen asuransi

Ilustrasi agen asuransi. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Ilustrasi agen asuransi. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Setelah mengenali produknya, barulah kamu mencari agen asuransi sesuai dengan produk yang diinginkan. Ika menyarankan untuk membeli produk asuransi melalui agen asuransi. Menurutnya, hal ini akan memudahkan komunikasi saat terjadi masalah klaim maupun dengan polis asuransimu. Jangan memilih sembarang agen asuransi.

Kamu harus mengetahui latar belakang mereka dari agensi dan perusahaan asuransinya. Pilihlah agensi asuransi yang memang sudah terpercaya. Kamu bisa mencari tahu melalui situs maupun media sosial (medsos) resmi milik agensi tersebut.

"Pastikan agensi asuransi ini bernaung di bawah perusahaan asuransi yang bonafide, terpercaya, sudah dikenal luas, dan pastinya sudah terdaftar di OJK," terangnya.

3. Pastikan agen tersebut tervalidasi

Ilustrasi pendaftaran online. (unsplash.com/Glenn Carstens-Peters)
Ilustrasi pendaftaran online. (unsplash.com/Glenn Carstens-Peters)

Kini banyak orang-orang yang melakukan penipuan dengan cara mengaku sebagai agen dari perusahaan asuransi. Setelah calon nasabah membayar biaya pembelian produk asuransi, orang tersebut menghilang tanpa jejak. Agar terhindar dari kejadian ini, kamu wajib mengetahui identitas resmi dari agen tersebut. Menurut Ika, setiap agen asuransi biasanya memiliki nomor registrasi yang terdaftar di tempatnya bekerja. Lalu cocokkan informasi tersebut dengan identitas agen asuransi.

"Kamu bisa meminta nomor tersebut dan melakukan pengecekan ke customer service dari perusahaan asuransi tempatnya bekerja, atau mendatangi kantor cabang di dekat tempat tinggalmu," terang Ika.

Sebagian besar agensi atau perusahaan asuransi menerapkan aturan yang ketat untuk mentransfer biaya pembelian produk asuransi, maupun pembayaran premi bulanan. Contohnya, wajib bertransaksi ke rekening agensi atau perusahaan asuransinya langsung agar lebih aman.

4. Pastikan agen asuransi menguasai produk yang ditawarkan

Ilustrasi agen asuransi. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)
Ilustrasi agen asuransi. (dok. pribadi/Ari Budiadnyana)

Setiap agen asuransi dibekali informasi lengkap tentang produk yang akan dijual. Seorang agen asuransi yang baik, menurut Ika, akan memberikan penjelasan produknya sedetail mungkin. Hal ini dilakukan agar calon nasabah mendapatkan informasi yang lengkap tentang produk tersebut.

"Kamu wajib mengetahui secara detail hak dan kewajiban saat membeli suatu produk asuransi. Oknum agen asuransi yang nakal akan berusaha menutupi beberapa hal yang membuat nasabah ragu membeli produk yang ia tawarkan," ungkap Ika.

Apabila masih ragu, kamu bisa bertanya lebih lanjut jika ada informasi yang belum dimengerti, dan meminta si agen untuk menjelaskann. Kalau diperlukan, mintalah agen tersebut membuatkan ilustrasi pembelian produk yang kamu inginkan.

5. Pilih agen asuransi yang komunikasinya baik

Foto hanya ilustrasi. (Unsplash.com/Priscilla Du Preez)
Foto hanya ilustrasi. (Unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Komunikasi termasuk hal penting dalam berbagai bidang, termasuk asuransi. Kamu harus memastikan bahwa agen asuransinya memiliki komunikasi yang baik denganmu. Komunikasi ini penting di saat kamu menghadapi masalah dengan polis, atau pada saat mau mengklaim asuransi.

"Seorang agen asuransi yang baik, pasti akan membantumu," ujar Ika.

Jadi, jika kamu mau membeli produk asuransi, pastikan agennya menjelaskan secara detail hak dan kewajiban yang tercantum dalam polis. Hal ini penting, agar ke depannya kamu tidak mengalami masalah selama melakukan klaim asuransi. Semoga bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More

Jadwal Feri Padang Bai ke Lembar 15-19 Juni 2026

14 Jun 2026, 20:33 WIBNews