Klungkung, IDN Times – Tradisi pembuatan tedung upacara di kawasan Puri Satria Kanginan, Paksebali, Klungkung, masih bertahan di tengah tantangan bahan baku dan tenaga kerja. Salah satu perajin yang konsisten menjaga usaha ini adalah Anak Agung Gede Anom Suwastika. Ia meneruskan usaha warisan keluarganya.
Pasca pensiun dari sekotor perhotelan sekitar empat tahun lalu, Suwastika kembali menekuni usaha tedung yang dirintis keluarganya. Pengalaman melihat sang ibu membuat tedung sejak kecil menjadi bekal utama dalam menjalankan usaha hingga saat ini.
“Dari kecil memang sudah lihat ibu membuat tedung. Jadi basic-nya memang dari keluarga,” ujarnya dalam keterangan yang diterima IDN Times pada Sabtu (20/6/2026).
