Hari Baik Menurut Hindu Bali 20 Juni 2026, Saatnya Menangkap Ikan

- Kalender Bali Digital mencatat 20 Juni 2026 sebagai hari baik untuk aktivitas seperti menangkap ikan, berburu, dan mengadakan pertemuan.
- Beberapa kombinasi hari seperti Dadig Krana dan Geni Murub memiliki makna berbeda, menentukan kegiatan yang disarankan maupun dihindari.
- Hari Pepedan dianggap baik untuk membuka lahan pertanian baru, sementara beberapa hari lain tidak disarankan untuk upacara atau pekerjaan penting.
Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital menyambut akhir pekanmu pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Ada ramalan hari baik kala katemu yang baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca di bawah ini.
1. Baik menanam tebu

Dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), dan bersenggama. Dina carik artinya tidak baik dipakai dewasa.
Geni murub dan Gni rawana jejepan artinya baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain. Tidak baik untuk membangun, dan mengatapi rumah. Kala dangu merupakan hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian.
2. Baik membuat keris

Macekan lanang adalah hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk upacara yadnya. Kala wisesa artinya baik untuk menebang kayu bahan bangunan, memulai suatu kegiatan, serta melantik petugas.
Macekan agung adalah hari baik untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider, dan sebagainya. Pamacekan artinya baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya.
3. Baik membuka lahan pertanian

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.
Uncal balung adalah hari yang tidak baik melakukan semua jenis pekerjaan yang dianggap penting. Kala Suwung merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu dan berkunjung. Pararasan: Laku Air, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Widnyana.


















