Badung, IDN Times – Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kuta Utara berinisial IAMOCD (16) menjadi korban pencabulan gurunya berinisial WS (43) asal Dalung, Kuta Utara. Perbuatan asusila tersebut dilakukan oleh WS beberapa kali sejak bulan Juli 2016, ketika korban masih kelas 6 Sekolah Dasar (SD).
Aksi ini berlanjut hingga 11 Januari 2020. Berikut penjelasannya:
