Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

10 Potret Senjata Tradisional Bali, Belum Pernah Kamu Lihat

10 Potret Senjata Tradisional Bali, Belum Pernah Kamu Lihat
trisula, senjata Dewa Siwa (pixabay.com/Joyjit_as_JC)

Penulis: Community Writer, Ari Budiadnyana

Umat Hindu di Bali telah merayakan Tumpek Landep, pada Sabtu (9/4/2022), atau Saniscara Kliwon Wuku Landep, atau 14 hari setelah Hari Raya Saraswati. Mereka memuja Tuhan Yang Maha Esa dalam wujudnya sebagai (Manifestasi) Dewa Siwa atau Sang Hyang Siwa Pasupati. Biasanya mereka melakukan upacara untuk senjata, terutama senjata tajam.

Bukan Bali rasanya jika tidak memiliki beragam jenis senjata tradisional yang disakralkan, dan dipertahankan keberadaannya sampai sekarang. Berikut ini potret senjata tradisional Bali.

1. Siapa yang tidak mengenal keris. Keris adalah senjata tradisional Bali yang paling populer dan banyak dikoleksi dan ada yang sebagai benda keramat

Pameran keris di Museum Semarajaya, Kabupaten Klungkung. (IDN Times/Wayan Antara)
Pameran keris di Museum Semarajaya, Kabupaten Klungkung. (IDN Times/Wayan Antara)

2. Trisula adalah senjata mirip tombak, namun bermata tiga. Berasal dari Bahasa Sansekerta trisul, yang berarti tiga tombak dan merupakan senjata utama Dewa Siwa

trisula, senjata Dewa Siwa (pixabay.com/sandip_babi)
trisula, senjata Dewa Siwa (pixabay.com/sandip_babi)

3. Tombak, senjata yang digunakan oleh para prajurit untuk berperang. Bentuknya tongkat panjang, di bagian ujungnya meruncing dan terbuat dari logam. Hal ini digambarkan dalam tarian yang bernama Tari Baris Tombak sebagai simbol prajurit yang sedang berperang

Senjata tombak yang dipamerkan di Museum Semarajaya, Kabupaten Klungkung. (IDN Times/Wayan Antara).
Senjata tombak yang dipamerkan di Museum Semarajaya, Kabupaten Klungkung. (IDN Times/Wayan Antara).

4. Kandik atau sering juga disebut dengan kapak, biasanya digunakan untuk memotong dahan pohon hingga kayu

senjata kandik atau kapak (instagram.com/subandipradante)
senjata kandik atau kapak (instagram.com/subandipradante)

5. Arit atau sabit adalah senjata tajam yang keberadaannya tidak hanya di Bali, tetapi juga ada di daerah lain. Arit biasanya digunakan untuk memotong rumput atau ranting pohon

arit atau sabit (instagram.com/sedia_sabit_pisau_cangkul)
arit atau sabit (instagram.com/sedia_sabit_pisau_cangkul)

6. Caluk adalah senjata tradisional yang melengkung mirip arit, namun lebih panjang. Senjata ini terbuat dari logam tembaga. Biasanya digunakan untuk menjangkau lokasi yang tinggi seperti memotong ranting dan memanen buah

caluk (instagram.com/pande_karya_lestari)
caluk (instagram.com/pande_karya_lestari)

7. Blakas adalah senjata tradisional mirip pisau, namun lebarnya lebih panjang. Biasanya digunakan untuk memotong atau mencincang daging

blakas untuk memotong daging (instagram.com/subandipradante)
blakas untuk memotong daging (instagram.com/subandipradante)

8. Penampad adalah alat tradisional yang biasanya digunakan untuk memotong rumput dan tanaman liar. Mirip pisau, namun bilahnya lebih panjang. Panjangnya sangat beragam, tergantung darikebutuhan penggunanya

penampad (budaya-indonesia.org)
penampad (budaya-indonesia.org)

9. Taji adalah senjata tradisional yang terkenal digunakan untuk sabung ayam atau tajen di Bali. Selain itu, juga biasa digunakan pada saat upacara tabuh rah di pura. Bentuk taji ini meruncing dan di bagian mata bilahnya sangat tajam

taji digunakan pada saat sabung ayam dan upacara tabuh rah (instagram.com/tajicobaltdewa999)
taji digunakan pada saat sabung ayam dan upacara tabuh rah (instagram.com/tajicobaltdewa999)

10. Pengutik bentuknya seperti pisau, namun di ujung matanya sangat tajam. Biasanya digunakan untuk menyembelih ayam atau babi, dan membuat sarana upacara

pengutik (instagram.com/nista_bagus)
pengutik (instagram.com/nista_bagus)

senjata-senjata tradisional Bali ini jangan lupa dirawat ya. Biasanya ketika Hari Tumpek Landep, senjata tersebut dibersihkan menggunakan minyak, wewangian, dan diupacarai. Hal ini sebagai simbol rasa syukur dan terima kasih karena telah membantu umat manusia sehari-hari.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Bikin Konten Lompat Tebing dengan Sepeda Motor, WN Belgia Dideportasi

03 Apr 2026, 17:22 WIBNews