Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polresta Denpasar Akui Peran Penting CCTV dalam Pengungkapan Kasus

Polresta Denpasar Akui Peran Penting CCTV dalam Pengungkapan Kasus
Ilustrasi CCTV di Bali (Dok.IDN Times/istimewa)
Intinya Sih
5W1H
  • Polresta Denpasar menegaskan rekaman CCTV berperan penting sebagai alat bukti elektronik yang objektif dan sah secara hukum dalam mempercepat proses penyelidikan berbagai kasus kriminal.
  • Pemanfaatan CCTV terbukti efektif mengungkap kasus tabrak lari di Denpasar dan penculikan warga Ukraina, membantu penyidik melacak pelaku hingga menetapkan tersangka sesuai prosedur hukum.
  • CCTV juga mempermudah rekonstruksi kronologi kejadian serta memiliki efek pencegahan kejahatan, sejalan dengan komitmen Polresta Denpasar mengoptimalkan teknologi untuk pelayanan kepolisian yang presisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Denpasar, IDN Times  - Rekaman Closed Circuit Television (CCTV) telah menjadi instrumen penting dalam mendukung fungsi operasional kepolisian karena mampu menyajikan data visual yang objektif, autentik, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum sebagai alat bukti elektronik.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, pada Kamis (9/7/2026). Ia menyebutkan, itu membuktikan bahwa pemanfaatan rekaman CCTV sebagai alat bukti elektronik memberikan kontribusi besar dalam mengungkap sejumlah kasus di wilayah hukum Polresta Denpasar, mulai dari kecelakaan lalu lintas tabrak lari hingga tindak pidana penculikan terhadap warga negara asing.

"Polresta Denpasar terus mengoptimalkan pemanfaatan rekaman CCTV dalam setiap proses penyelidikan maupun penyidikan. Bukti elektronik berupa rekaman CCTV sangat membantu penyidik dalam mengungkap fakta-fakta hukum, mengidentifikasi pelaku, merekonstruksi rangkaian peristiwa, hingga memperkuat alat bukti lainnya sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan lebih cepat, tepat, profesional, dan akuntabel," ujarnya.

1. CCTV membantu pengungkapan kasus tabrak lari

Ilustrasi Kecelakaan Sepeda Motor. (pexels.com/Valentin Sarte)
Ilustrasi Kecelakaan Sepeda Motor. (pexels.com/Valentin Sarte)

Satu contoh keberhasilan pemanfaatan CCTV terjadi dalam penanganan perkara kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalan Cokroaminoto, Denpasar Utara, pada 31 Mei 2026. Dalam kasus tersebut, personel Satlantas Polresta Denpasar menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik lokasi kejadian.

Melalui hasil analisis rekaman tersebut, penyidik berhasil mengidentifikasi kendaraan yang meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengetahui arah pelarian kendaraan, melacak keberadaan pengemudi, hingga akhirnya menghadirkan yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Rekaman CCTV menjadi salah satu alat bukti elektronik yang memperkuat keseluruhan rangkaian pembuktian sehingga identitas pengemudi dapat dipastikan, proses penyelidikan berlangsung lebih efektif, dan penyelesaian perkara dapat dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku," jelasnya.

2. CCTV membantu pengungkapan kasus tindak pidana penculikan

Polda Bali
Penemuan potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel (Dok.IDN Times/istimewa)

Selain itu, keberhasilan pemanfaatan CCTV juga terlihat pada penanganan dugaan tindak pidana penculikan seorang warga Ukraina atas nama Ihor Komarov yang terjadi di Jimbaran, Kuta Selatan. Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik Polsek Kuta Selatan yang didukung Ditreskrimum Polda Bali dan Satreskrim Polresta Denpasar melakukan penelusuran rekaman CCTV pada sejumlah lokasi yang diduga dilalui korban maupun para pelaku.

Melalui analisis rekaman CCTV tersebut, penyidik berhasil menelusuri pergerakan korban, mengidentifikasi kendaraan yang digunakan para pelaku, serta merekonstruksi pola perpindahan para pelaku sebelum maupun setelah terjadinya tindak pidana. Data visual yang diperoleh kemudian dipadukan dengan alat bukti lainnya sehingga memperkuat proses penyidikan.

"Hasil analisis CCTV yang dipadukan dengan alat bukti lain memberikan gambaran yang utuh mengenai rangkaian peristiwa pidana. Hal tersebut menjadi salah satu dasar yang memperkuat proses penyidikan hingga penyidik berhasil menetapkan 6 orang sebagai tersangka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

3. CCTV merekonstruksi kronologi kejadian

CCTV
Ilustrasi CCTV (Dok.IDN Times/istimewa)

Pemanfaatan CCTV memiliki nilai strategis dalam mendukung pengungkapan tindak pidana. Selain mempercepat proses identifikasi pelaku, CCTV juga memudahkan penyidik merekonstruksi kronologi kejadian, menelusuri rute pelarian, serta menguatkan alat bukti yang berasal dari keterangan saksi maupun barang bukti lainnya.

Keberadaan CCTV juga memberikan manfaat preventif karena mampu memberikan efek cegah (deterrent effect) terhadap potensi terjadinya tindak pidana di ruang publik. Semakin luas cakupan pemasangan CCTV di kawasan permukiman, pusat perdagangan, objek vital, fasilitas umum, maupun jalur lalu lintas, maka semakin besar pula dukungannya terhadap upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum yang profesional, modern, transparan, dan akuntabel.

"Polresta Denpasar berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi, termasuk CCTV, sebagai bagian dari transformasi menuju pelayanan kepolisian yang presisi," ungkapnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani

Latest News Bali

See More