Pelaku Mutilasi Ihor Komarov Terendus di Bulgaria

- Enam tersangka pembunuhan warga Ukraina, Ihor Komarov, terdeteksi berada di Bulgaria setelah sempat transit di Malaysia.
- Pihak Interpol telah menerbitkan red notice terhadap enam pelaku yang berasal dari Kazakhstan, Rusia, dan Ukraina.
- Pengejaran para pelaku terkendala konflik di Timur Tengah serta kesulitan komunikasi antarnegara dalam proses investigasi.
Denpasar, IDN Times - Enam tersangka pembunuhan warga Ukraina, Ihor Komarov (28), terdeteksi berada di wilayah Bulgaria. Hal tersebut disampaikan oleh SES NCB Interpol, Brigjenpol Untung Widyatmoko, di Kepolisian Daeah (Polda) Bali, pada Selasa (31/3/2026). Pihak interpol masih memburu pelaku. Selama ini pengejaran pelaku terkendala sulitnya menjalin komunikasi, lantaran konflik Timur Tengah masih berlangsung.
"Tempo hari kami juga ke luar negeri, mengejar pelaku-pelaku yang pembunuhannya si Ihor Kamarov. Enam sudah terbit red notice-nya, kalau tidak salah hari Jumat kemarin," terangnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan Ihor sempat transit di Malaysia sebelum menuju ke Bulgaria dan menyebar. Enam pelaku di antaranya warga Kazakhstan, Vladislav Akhanov (28); Warga Rusia, Nikolai Patrik (29), dan Sergei Moiseev (39); dan Warga Ukraina, Dennys Halushko (34), Vasyl Nemesh (43), dan Roman Melnyk (28).
"Mereka sudah menyeberang ke ke Bulgaria karena situasi Timur Tengah sedang konflik, kami juga kesulitan untuk mengejar," terangnya.
Sementara itu, dua warga negara asing (WNA) dalam pembunuhan warga Belanda juga masih dalam pengejaran. Penerbitan red notice-nya masih berproses di Interpol Headquarters Lyon, Prancis.


















