Dishub Bali Dorong Efisiensi Energi Lewat Konten Transum

- Pemprov Bali belum membahas secara khusus langkah efisiensi energi, meski sejumlah daerah lain di Indonesia sudah mulai menerapkannya.
- Dishub Bali fokus membuat konten sosialisasi penggunaan transportasi umum dan kendaraan listrik, bekerja sama dengan Trans Metro Dewata melalui media sosial.
- Pemprov Bali telah mendorong pengadaan kendaraan listrik untuk PNS dengan total 14.262 unit, didominasi sepeda motor listrik dan terbanyak di Kota Denpasar.
Denpasar, IDN Times - Sejumlah daerah di Indonesia mulai melakukan langkah-langkah efisiensi energi. Kantor pemerintahan di beberapa daerah mulai melakukan penghematan energi dengan penggunaan sepeda kayuh dan sebagainya.
Meskipun wacana efisiensi energi telah ramai dibahas dan dilaksanakan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali belum membahas khusus. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, menjelaskan Pemprov Bali belum membahas langkah-langkah efisiensi energi seperti sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
“Di level Pemprov, saat ini belum ada pembahasan khusus terkait hal tersebut,” ujar Mudarta kepada IDN Times pada Senin (30/3/2026).
Lalu apa yang tengah dilakukan? Berikut pembahasan selengkapnya.
Andalkan konten sosialisasi penggunaan transum dan kendaraan listrik

Meskipun belum memulai bahasan strategis efisiensi energi, Mudarta mengatakan pihaknya tengah membuat konten sosialisasi penggunaan transportasi umum (transum). Selain itu, muatan sosialisasi juga mengarah pada penggunaan kendaraan listrik.
“Dishub Bali saat ini sedang membuat konten sosialisasi anjuran menggunakan moda transportasi yang lebih hemat BBM (bahan bakar minyak) seperti penggunaan angkutan umum atau beralih ke kendaraan listrik,” paparnya.
Konten penggunaan transum berkolaborasi dengan TMD

Konten sosialisasi penggunaan transum kepada masyarakat, kata Mudarta telah terunggah secara berkelanjutan di media sosial. Konten tersebut bekerja sama dengan Bus Trans Metro Dewata (TMD)
“Untuk konten tentang transportasi publik kita secara kontinu buat melalui kolaborasi dengan PT Satria Trans Jaya yang menjadi operator Trans Metro Dewata,” imbuhnya
Penayangan konten sosialisasi tersebut melalui akun media sosial Dishub Bali maupun TMD. Kini pihaknya tengah berencana menggarap konten sosialisasi tentang anjuran penggunaan kendaraan listrik dan angkutan umum.
Pengadaan kendaraan listrik di Pemprov Bali

Sementara itu, sebelum mencuat wacana efisiensi energi, Mudarta mengaku Pemprov Bali telah mendorong pengadaan kendaraan listrik untuk kerja-kerja para pegawai negeri sipil (PNS).
“Sudah. Beberapa pengadaan kendaraan dinas berupa kendaraan listrik, baik pembelian baru untuk mobil maupun hasil konversi khususnya untuk motor,” kata dia.
Berdasarkan data Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Provinsi Bali, total kendaraan listrik di level pemerintahan sebanyak 14.262 unit. Sepeda motor listrik menjadi pengadaan terbanyak yakni 9.867 unit. Sementara itu, Kota Denpasar menjadi pemerintahan kabupaten/kota di Bali dengan pengadaan kendaraan listrik terbanyak, yaitu 7.277 unit.
Kata Mudarta, selain pengadaan kendaraan listrik di Pemprov Bali, PNS di Bali telah menggunakan transum maupun kendaraan listrik.
“Secara pribadi sebagian PNS juga telah menggunakan transportasi publik maupun kendaraan listrik. Namun, saya tidak memiliki data jumlahnya,” kata Mudarta.


















