Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lumba-lumba Mati Terdampar di Pantai Melaya Jembrana

Lumba-lumba Mati Terdampar di Pantai Melaya Jembrana
Lumba-Lumba Hidung Botol ditemukan mati terdampar di pinggir Pantai Melaya Kramat, Senin (27/4/2026) siang. (Dok.Istimewa)
Intinya Sih
5W1H
  • Warga Pantai Melaya Kramat, Jembrana, dikejutkan dengan penemuan seekor lumba-lumba hidung botol mati terdampar pada Senin siang dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
  • Pemeriksaan awal menunjukkan lumba-lumba betina sepanjang dua meter itu sudah tidak bernyawa saat ditemukan, namun penyebab kematiannya belum dapat dipastikan oleh petugas.
  • Untuk mencegah bau dan polusi di area pantai, tim gabungan bersama warga segera mengevakuasi serta mengubur bangkai lumba-lumba di lokasi aman dekat pantai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jembrana, IDN Times - Warga pesisir Pantai Melaya Kramat, Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, mendadak geger. Seekor mamalia laut jenis Lumba-Lumba Hidung Botol ditemukan mati terdampar di pinggir pantai, pada Senin (27/4/2026) siang.

Satuan Polairud Polres Jembrana yang menerima laporan tersebut langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi agar bangkai mamalia tersebut tidak menimbulkan bau menyengat atau polusi di area pantai.

1. Ditemukan warga dalam kondisi mati

ilustrasi lumba lumba (https://unsplash.com/@syl_charron66)
ilustrasi lumba lumba (https://unsplash.com/@syl_charron66)

Peristiwa ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta. Berdasarkan laporan yang diterima, lumba-lumba tersebut ditemukan oleh warga setempat sekitar pukul 11.00 Wita.

"Kami mendapatkan informasi ada mamalia laut yang terdampar. Setelah dicek ke lokasi bersama Bhabinkamtibmas Desa Melaya dan petugas penyuluh perikanan, ternyata lumba-lumba tersebut sudah dalam keadaan mati," ujar Suparta.

2. Memiliki panjang 2 meter dan berjenis kelamin betina

IMG-20260427-WA0275.jpg
Lumba-Lumba Hidung Botol ditemukan mati terdampar di pinggir Pantai Melaya Kramat, Senin (27/4/2026) siang. (Dok.Istimewa)

Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi oleh Petugas Penyuluh Perikanan Kabupaten Jembrana, diketahui bahwa mamalia tersebut diduga jenis Lumba-lumba Hidung Botol.

Dari hasil pengukuran fisik, lumba-lumba ini memiliki spesifikasi dengan panjang tubuh sekitar 2m (meter), jenis kelamin betina dan kondisinya sudah mati saat ditemukan di bibir pantai.

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kematian mamalia cerdas tersebut, apakah karena faktor usia, sakit, atau terbawa arus kuat hingga terpisah dari kawanannya.

3. Langsung dikubur di pinggir pantai

IMG-20260427-WA0238.jpg
Lumba-Lumba Hidung Botol ditemukan mati terdampar di pinggir Pantai Melaya Kramat, Senin (27/4/2026) siang. (Dok.Istimewa)

Guna menghindari proses pembusukan yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung pantai dan warga sekitar, tim gabungan memutuskan untuk segera melakukan proses penguburan.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Suparta memimpin langsung proses evakuasi. Dengan dibantu oleh warga setempat, bangkai lumba-lumba dikubur di area sekitar Pantai Melaya Kramat.

"Evakuasi berjalan lancar. Kami bersama warga bergotong-royong mengubur bangkai lumba-lumba tersebut di lokasi yang aman di pinggir pantai," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More