Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Liburan Imlek, Kunjungan Wisatawan ke DTW Tanah Lot Alami Penurunan

IMG-20260218-WA0021.jpg
DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)
Intinya sih...
  • Kunjungan wisatawan ke DTW Tanah Lot mengalami penurunan saat libur Imlek tahun 2026
  • Penurunan kunjungan disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebijakan efisiensi di daerah, cuaca yang tidak menentu, dan periode low season
  • Pihak pengelola DTW Tanah Lot akan melakukan evaluasi dan memperkuat strategi promosi untuk menjaga stabilitas kunjungan wisatawan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tabanan, IDN Times - Meski hari libur Imlek, ternyata kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mengalami penurunan dari pekan sebelumnya. Jumlah wisatawan yang datang pada hari libur Imlek yaitu Selasa (17/2/2026) tercatat mencapai 3.142 orang.

Angka ini bahkan sedikit lebih rendah dibandingkan kunjungan pada akhir pekan sebelumnya. Pada Minggu (15/2/2026), jumlah wisatawan tercatat 3.364 orang, sementara pada Senin (16/2/2026) mencapai 3.338 orang. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, kunjungan di libur Imlek tahun ini perbedaannya cukup signifikan. Seperti pada tahun 2025, di mana kunjungan mencapai 5 ribuan orang.

1. Kunjungan tidak hanya tergantung dari momen hari libur

IMG-20260218-WA0019.jpg
DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot, I Wayan Sanjaya Tampi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya tren penurunan kunjungan pada momentum libur Imlek tahun ini. Ia memaparkan untuk libur Imlek tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025. "Tahun lalu angkanya ada di kisaran 5 ribuan pengunjung, sementara tahun ini hanya berada di angka 3 ribuan orang,” ujarnya, Rabu (18/2/2026)

Penurunan ini menunjukkan bahwa momentum libur panjang tidak selalu berdampak langsung pada lonjakan wisatawan, terutama di tengah sejumlah faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan wisata. Menurut Sanjaya Tampi, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab menurunnya jumlah kunjungan yaitu kebijakan efisiensi di sejumlah daerah, kondisi cuaca yang tidak menentu, hingga faktor musiman.

“Selain kebijakan efisiensi daerah dan cuaca yang tidak menentu, saat ini juga memasuki periode bulan puasa. Di periode seperti sekarang memang sedang low season,” jelasnya.

2. Low season terjadi di awal tahun 2026

IMG-20260218-WA0018.jpg
DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Sanjaya menambahkan pada periode low season, jumlah kunjungan biasanya memang mengalami perlambatan. Wisatawan mancanegara yang biasanya mendominasi kunjungan ke Tanah Lot juga terlihat mengalami penurunan pada awal tahun ini. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap total angka kunjungan harian.

Berdasarkan data kunjungan per tanggal 1 hingga 17 Februari 2026, rata-rata jumlah wisatawan yang datang setiap hari berada di kisaran 2 ribu hingga 3 ribu orang. Kunjungan paling rendah tercatat pada 6 Februari 2026 dengan jumlah 1.936 wisatawan. Sementara kunjungan tertinggi pada 7 Februari 2026, yang mencapai 3.663 orang.

Fluktuasi angka tersebut menunjukkan bahwa minat wisatawan masih cukup dinamis, meski belum menunjukkan lonjakan signifikan seperti pada periode high season atau hari besar tertentu di tahun sebelumnya.

3. Manajemen DTW Tanah Lot akan melakukan evaluasi

IMG-20260218-WA0020.jpg
DTW Tanah Lot (Dok.IDNTimes/Istimewa)

Pihak pengelola DTW Tanah Lot menyatakan akan terus melakukan evaluasi serta memperkuat strategi promosi guna menjaga stabilitas kunjungan wisatawan. Pengembangan atraksi wisata dan promosi digital menjadi salah satu fokus utama dalam menghadapi periode low season.

"Meski mengalami penurunan saat libur Imlek 2026, pengelola tetap optimistis bahwa kunjungan akan kembali meningkat memasuki musim liburan berikutnya," ujar Sanjaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Bali

See More

Liburan Imlek, Kunjungan Wisatawan ke DTW Tanah Lot Alami Penurunan

18 Feb 2026, 15:58 WIBNews