Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Penghaturan Canang dan Uang Kertas Mewarnai Perayaan Imlek di Tabanan

IMG-20260217-WA0022.jpg
Perayaan Imlek di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Tabanan, IDN Times - Umat Khonghucu di Kabupaten Tabanan merayakan Imlek ke-2577, pada Selasa (17/2/2026). Persembahyangan sudah dilakukan sejak Senin, 16 Februari 2026 sebagai momen penutupan tahun, dan pada Selasa (17/2/2026) sebagai momen tahun baru.

Tampak ribuan umat berdatangan ke Konco Bio Vihara Dharma Cattra Tabanan untuk melakukan persembahyangan. Uniknya umat membawa canang sebagai sarana persembahan. Setelah melakukan persembahyangan, umat Khonghucu melakukan tradisi pembakaran uang kertas atau biasa disebut dengan Kim Cua.

1. Canang sebagai sarana persembahyangan

IMG-20260217-WA0027.jpg
Perayaan Imlek di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Satu hal unik dalam persembahyangan di Konco Bio Vihara Dharma Cattra Tabanan adalah umatnya membawa canang. Menurut Pengurus Konco Bio Vihara Dharma Cattra Tabanan, Putu Alit Sueca, pada dasarnya sarana persembahyangan utama umat Khonghucu adalah bunga, buah, dupa, dan kue.

"Sarana ini tidak beda jauh dengan sarana persembahyangan umat Hindu. Salah satunya bunga. Karena di Bali canang itu sudah ada bunganya, makanya kami menggunakan canang sebagai sarana pesembahyangan," ujar Alit, Selasa (17/2/2026).

Tentunya di momen Imlek ini, satu persembahan yang wajib ada adalah kue keranjang, karena sebagai simbol kemakmuran, peningkatan rezeki, dan keharmonisan keluarga.

2. Tradisi membakar uang kertas

IMG-20260217-WA0026.jpg
Perayaan Imlek di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Setelah persembahyangan, tampak umat menuju tungku pembakaran untuk membakar uang kertas berwarna emas. Alit mengatakan, membakar uang kertas bermakna ucapan rasa terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas limpahan nikmat dan kesehatan di tahun sebelumnya. Persembahyangan dalam perayaan Imlek ini sudah dilakukan sejak Senin, 16 Februari 2026.

"Umumnya persembahyangan dilakukan dua hari. Hari Senin (16/2/2026) sebagai tanda penutupan tahun, dan Selasa (17/2/2026) sebagai tanda tahun baru," katanya.

3. Penampilan Barongsai dan pemasangan lampion

IMG-20260217-WA0020.jpg
Perayaan Imlek di Tabanan (IDN Times/Wira Sanjiwani)

Tradisi yang tidak lepas dalam perayaan Imlek adalah pertunjukan Barongsai dan pemasangan lampion. Setiap momen Imlek, wilayah Kota Tabanan diwarnai dengan lampion berwarna merah.

"Selain melakukan persembahyangan, umat juga akan berkeliling ke rumah sanak keluarga disertai dengan pembagian angpao. Syarat yang memberikan angpao adalah sudah menikah. Kalau sudah dewasa dan sudah bekerja tetapi belum menikah, itu tetap dapat angpao," jelas Alit.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

6 Daftar Kejadian Tanah Longsor di Bali Selama Sepekan

17 Feb 2026, 15:50 WIBNews