4 Penyebab Utama Motor Matic Gak Bisa Distarter

Pengguna sepeda motor matic saat ini memang sangat banyak. Sepeda motor jenis matic dipilih karena dianggap lebih mudah dan nyaman untuk dikendarai, terutama di perkotaan yang padat dan macet. Namun di balik kemudahan tersebut, pengguna sepeda motor matic kerap mengeluhkan masalah yang sama, yaitu motor susah di-starter atau disebut juga susah hidup.
Masalah starter pada motor matic biasanya disebabkan oleh beragam hal, mulai dari komponen mekanis hingga faktor eksternal. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan dan pengecekan secara menyeluruh agar bisa mengetahui penyebab pastinya. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa melakukan perbaikan yang tepat agar masalah tidak terulang lagi di kemudian hari.
Berikut beberapa penyebab utama yang harus dicurigai jika motor matic tidak bisa di-starter. Simak selengkapnya di bawah ini ya!
1. Menggunakan aki motor yang kurang berkualitas

Aki atau akumulator berfungsi menyimpan dan memberikan arus listrik untuk menghidupkan mesin motor. Jika menggunakan aki dengan kualitas rendah atau sudah tua, kinerjanya akan menurun. Sehingga arus listrik yang diberikan tidak cukup kuat untuk proses pengapian dan starter motor. Akibatnya, mesin akan susah untuk dihidupkan, atau bahkan tidak dapat menyala sama sekali saat di-starter.
Untuk mengatasinya, gunakan aki dengan kapasitas dan merek yang sesuai standar pabrik. Rutin periksa kondisi aki dan lakukan pengisian ulang jika voltasenya rendah agar performa optimal saat starter. Segera ganti aki jika memang sudah aus atau tidak mampu menyuplai listrik yang cukup.
2. Kondisi busi yang kotor atau aus

Busi memainkan peran penting dalam proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin kendaraan bermotor. Busi berfungsi untuk menghasilkan percikan api listrik yang akan membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam silinder. Jika busi dalam kondisi kotor atau aus, maka performanya akan menurun.
Busi yang kotor akan menghasilkan percikan api listrik yang lemah, atau bahkan tidak menghasilkan percikan api sama sekali. Akibatnya, pembakaran di dalam silinder menjadi tidak sempurna atau bahkan gagal sama sekali. Gejala yang timbul jika busi kotor adalah mesin susah dihidupkan atau starter berputar lambat saat dihidupkan.
3. Bendik starter sudah rusak

Bendik starter adalah komponen vital yang berfungsi menghubungkan langsung aki motor dengan dinamo starter. Jika bendik starter rusak atau sambungannya longgar, tenaga starter untuk memutar mesin jadi berkurang.
Penyebab kerusakan bendik starter antara lain umur pakai, atau konektor longgar akibat getaran. Jika bendik starter memang sudah rusak, segera lakukan penggantian dengan yang baru agar performa starter dan mesin kembali normal.
Gunakan bendik starter dengan kualitas bagus dari merek terpercaya. Rutin periksa kondisinya agar umur pakainya lebih panjang.
4. Jarang mengganti oli mesin

Mengganti oli mesin secara teratur sangat penting untuk performa dan usia mesin. Jika jarang menggantinya, oli akan menjadi sangat kotor. Oli kotor mengandung partikel logam dan kotoran yang bisa menyumbat celah-celah mesin, serta menghambat putaran mesin saat di-starter.
Tanda-tanda oli kotor antara lain mesin terasa kurang bertenaga, suara mesin tidak halus, starter lambat, dan mesin susah hidup terutama saat dingin. Cara mengatasinya sangat sederhana, yaitu lakukan penggantian oli secara rutin sesuai interval yang ditentukan. Gunakan oli yang sesuai spesifikasi pabrik agar performa dan usia mesin tetap terjaga optimal.
Nah, itu dia beberapa penyebab utama motor matic susah di-starter. Periksa dan lakukan perbaikan pada komponen-komponen tersebut agar motor kembali normal dan mudah di-starter. Selalu lakukan perawatan berkala agar usia motor lebih awet dan terhindar dari kerusakan, ya!


















