Comscore Tracker

Profil Alfredo Talavera Pemain Tertua Piala Dunia 2022

Old is gold, tetap enerjik meskipun tua

"Old is gold" mungkin adalah ungkapan yang tepat bagi para pemain sepak bola yang telah memasuki umur 37 tahun namun tetap berlaga di ajang bergengsi sekelas Piala Dunia. Dalam perhelatan Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar, ada beberapa pemain yang usianya di atas 37 tahun. Dapat dikatakan terlalu tua untuk seorang pemain sepak bola profesional.

Satu di antaranya Alfredo Talavera, penjaga gawang Timnas Meksiko berusia 40 tahun. Ia tercatat sebagai pemain tertua yang berlaga di Piala Dunia 2022. Bagaimanakah kiprah karier Talavera di dunia sepak bola profesional?

Baca Juga: 10 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bali

Baca Juga: Profil Youssoufa Moukoko Pemain Termuda di Piala Dunia 2022

1. Memulai karier sepak bola di klub Deportivo Guadalaraja

Dikutip dari situs Transfermarkt.co.id, Alfredo Talavera memulai karier sebagai pemain profesional dengan bergabung di klub Deportivo Guadalaraja. Ia masuk skuad Guadalaraja U-20, dan pada tahun 2002 bergabung bersama CD Tapatio yang merupakan tim di kasta kedua Liga Meksiko.

Ia tercatat lama bermain untuk klub Toluca yaitu selama 10 tahun, sebelum akhirnya pindah ke klub UNAM Pumas pada tahun 2020. Terakhir ia memperkuat klub FC Juarez, klub divisi utama Liga MX Clausura, Meksiko.

2. Karier di Timnas Meksiko

Talavera memulai debutnya di Timnas Meksiko pada 26 Maret 2011. Saat itu berlangsung pertandingan persahabatan internasional antara Meksiko melawan Paraguay. Walaupun tidak melakukan clean sheet (tanpa kebobolan), ia berhasil membawa Meksiko menang 3-1 atas Paraguay.

Sedangkan di Timnas Olimpiade Meksiko, ia memulai debutnya pada 4 Agustus 2016. Saat itu Timnas Olimpiade Meksiko berhadapan dengan Timnas Olimpiade Jerman yang berkesudahan imbang 2-2.

3. Sempat mengalami beberapa kali cedera

Sebagai penjaga gawang, tentu saja merupakan posisi yang paling rawan cedera karena harus siap menangkis tendangan dan beradu fisik dengan pemain lawan. Talavera tercatat pernah mengalami tiga kali cedera yang membuatnya harus menepi di pinggir lapangan dalam waktu lama.

Berikut ini daftar cedera yang pernah dialami Talavera:

  • Mengalami cedera otot pada musim liga 2020-2021. Ia harus beristirahat selama 29 hari, dari 8 November 2020 hingga 7 Desember 2020
  • Putusnya ligamen lutut yang mengharuskan ia menepi cukup lama selama 176 hari, yaitu dari 30 Juli 2017 hingga 22 Januari 2018
  • Cedera bahu yang mengharuskannya menepi cukup lama juga selama 164 hari, yaitu dari 18 Februari 2009 hingga 1 Agustus 2009.

4. Statistik sebagai pemain bola profesional

Talavera bermain sebanyak 40 kali untuk Timnas Meksiko dan 3 kali untuk Timnas Olimpiade Meksiko. Selama bermain di klub, ia tercatat pernah bermain 599 kali untuk klub yang berbeda-beda.

Dari 599 pertandingan, ia harus memungut bola dari gawangnya sebanyak 80 kali. Untuk cleansheet atau tidak kemasukan gol sebanyak 176 kali.

Berikut ini gelar yang pernah diraihnya adalah:

  • Satu kali Mexican Champion Apertura pada musim liga 2006-2007 bersama Deportivo Guadalaraja
  • Satu kali Mexican Clausura Champion pada musim liga 2009-2010 bersama klub Toluca
  • Satu kali Gold Cup Winner pada tahun 2011 bersama Timnas Meksiko.

5. Biodata lengkap Alfredo Talavera

Berikut adalah biodata lengkap Talavera dilansir Transfermarkt.co.id:

  • Nama: Alfredo Talavera
  • Tempat lahir: La Barca, Meksiko
  • Tanggal lahir: 18 September 1982
  • Kewarganegaraan: Meksiko
  • Tinggi: 1,88 meter
  • Posisi: penjaga gawang
  • Harga pasaran: Rp13,91 miliar
  • Saat ini status Talavera di klub FC Juarez adalah bebas transfer.

Dalam debut pertamanya di Piala Dunia, ia harus bersaing dengan kiper utama Meksiko berusia 37 tahun, Guillerme Ochoa. Tentu saja selama pertandingan berlangsung, pelatih akan memilih pemain yang paling siap untuk diturunkan dan dalam kondisi terbaiknya.

Ari Budiadnyana Photo Community Writer Ari Budiadnyana

Menulis dengan senang hati

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya