Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Perseden Menghadapi Jalan Terjal Setelah Takluk dari Persiba

Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah).
Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah). (Instagram.com/perseden_denpasar)

Perseden Denpasar gagal mengamankan poin penuh pada laga krusial pekan ke-14 Grup D Liga Nusantara 2025/2026. Bertanding di Stadion Pasiran, Surabaya, pada Selasa (20/1/2026) sore, tim berjuluk Laskar Catur Muka ini harus takluk dari Persiba Bantul dengan skor tipis 1-2.

Dua gol Persiba masing-masing dicetak Fillah Romatuloh melalui titik penalti (10’) dan Sansan Fauzi (69’). Gol balasan Perseden dicetak oleh Kadek Yoga Prasetya pada menit ke-22.


1. Perseden dan Persiba sama-sama kejar kemenangan

Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah).
Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah). (Instagram.com/perseden_denpasar)

Perseden maupun Persiba sama-sama memiliki peluang lolos ke babak perempat final. Makanya laga pekan ke-14 ini menjadi krusial, karena siapa pun pemenangnya akan berada di posisi dua besar klasemen sementara Grup D Liga Nusantara 2025/2026. Hanya juara dan runner up grup saja yang berhak melangkah ke babak delapan besar.

Situasi ini membuat kedua tim langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit wasit Arif Nurwahyudi berbunyi. Serangan cepat Persiba memberikan hadiah penalti, karena bola menyentuh pemain belakang Perseden. Fillah Romatuloh sukses menjadi algojo yang membawa timnya unggul sementara atas Perseden.

Setelah mencetak gol, pemain Persiba memperlambat tempo permainan dan sedikit bertahan. Hal sebaliknya dilakukan Kadek Yoga dan kawan-kawan. Mereka mengepung area pertahanan Persiba untuk mengejar ketertinggalan. Alhasil, pada menit ke-22, Perseden berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Kadek Yoga.

Hingga turun minum, skor 1-1 tidak berubah. Babak kedua, permainan semakin ketat karena kedua tim ingin meraih kemenangan. Malapetaka terjadi pada menit ke-69 saat terjadi kemelut di depan gawang Perseden. Sansan yang berdiri bebas dan mendapatkan bola muntah hasil tendangan pemain Persiba lainnya, berhasil menyundul bola ke tengah gawang Perseden. Gol ini mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Persiba. Skor ini bertahan hingga babak kedua berakhir.

2. Pemain Perseden bermain tidak seperti biasanya

Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah).
Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah). (Instagram.com/perseden_denpasar)

Gaya permainan perseden sangat jauh berbeda pada putaran ketiga, tidak seperti saat putaran pertama dan kedua. Tim asuhan I Wayan Arsana ini memiliki tipe permainan cepat dari kaki ke kaki yang berpadu dengan kecepatan lari tiap pemainnya. Skema serang seperti inilah yang membuat Perseden memiliki serangan-serangan berkualitas dan berbahaya.

Namun, pada putaran ketiga dimulai atau pekan ke-11, performa Perseden jauh menurun, entah karena kelelahan menjalani 10 pertandingan sebelumnya atau rindu kampung halaman. Pemain mudah kehilangan bola dan salah passing, yang membuat skema dari kaki ke kaki tidak berjalan seperti biasanya. Hasilnya, dari empat pertandingan pada putaran ketiga, Perseden belum meraih kemenangan. Nyoman Sukarja hanya meraih satu kali seri dan tiga kekalahan beruntun.

3. Perseden menghadapi jalan terjal ke babak perempat final

Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah).
Jalannya pertandingan antara Perseden Denpasar (putih) dan Persiba Bantul (merah). (Instagram.com/perseden_denpasar)

Setelah sempat memberi harapan cerah untuk lolos ke fase selanjutnya, kini Perseden harus menghadapi jalan terjal. Tiga kekalahan beruntun membuat Perseden terlempar ke posisi ketiga pada pekan ke-14. Sedangkan Persiba kini berada di puncak Grup D. Persekabpas Pasuruan berada di posisi runner up.

Persiba dan Persekabpas meraih poin yang sama yaitu 23. Sedangkan Perseden meraih poin 22. Ketiga tim ini memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak perempat final. Persiba akan berhadapan dengan Persekabpas pada pekan ke-15. Jika kedua tim bermain seri dan Perseden kalah atau seri menghadapi Gresik United FC, maka Persiba dan Persekabpas yang akan lolos ke fase selanjutnya.

Jika ingin lolos ke babak delapan besar, Laskar Catur Muka harus memenangkan laga menghadapi Gresik United FC pada pekan ke-15 yang akan digelar, Minggu (25/1/2026). Apakah tim asuhan I Wayan Arsana ini bertekad lolos ke fase berikutnya? Atau sebagai pendatang baru, Perseden memang memiliki target bertahan di Liga Nusantara? Seperti diketahui, untuk berlaga di Liga 2 memerlukan finansial yang cukup kuat agar bisa bertahan di kompetisi sepak bola kasta kedua Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest Sport Bali

See More

Profil Diego Campos, Penyerang Asing Bali United Terbaru

23 Jan 2026, 13:24 WIBSport