WNA Ditemukan Kaku dalam Kamar Vila di Jembrana

Jembrana, IDN TimesĀ - Kabar duka menyelimuti kawasan wisata Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss berinisial GP (35) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar vila, pada Minggu (22/2/2026).
Korban ditemukan pertama kali dalam kondisi kaku di atas tempat tidur vila wilayah Banjar Delod Setra. Penemuan ini bermula dari kecurigaan pemilik vila karena korban tidak memberikan respons sejak sore.
1. Pintu kamar terkunci dari dalam, saksi harus naik tangga

Kejadian bermula sekitar pukul 19.30 Wita. Pemilik vila, I Kadek Rondi Gunawan, merasa curiga karena korban tidak bisa dihubungi. Pintu kamarnya tetap tertutup meski sudah diketuk berkali-kali. Ia kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Medewi, I Gusti Putu Budiarta.
"Petugas bersama pemilik vila mencoba membuka pintu kamar, namun terkunci dari dalam. Akhirnya, dua saksi lain diminta masuk melalui pintu belakang dengan cara memanjat tembok menggunakan tangga," ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP I Gede Alit, saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/2026).
Setelah berhasil masuk, saksi mendapati lampu kamar dalam keadaan mati. Saat pintu depan berhasil dibuka dari dalam, mereka menemukan GP dalam posisi telentang di bawah balutan selimut.
2. Tim medis menemukan jenazah sudah dalam kondisi kaku

Setelah menerima laporan, Tim Identifikasi Polres Jembrana bersama tim medis dari Puskesmas Pekutatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan luar, korban setinggi 190cm (centimeter) tersebut dinyatakan meninggal dunia beberapa saat sebelum ditemukan.
"Kondisi saat ditemukan sudah mengalami kaku. Korban ditemukan hanya mengenakan celana dalam hitam dan jam tangan di tangan kiri," jelas Gede Alit.
3. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kematian pria kelahiran Basel tersebut. Namun, berdasarkan hasil identifikasi awal di lokasi kejadian, petugas tidak menemukan unsur pidana atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan tim medis dan identifikasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," jelasnya.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Jembrana telah meminta keterangan pelapor dan sejumlah saksi guna melengkapi laporan pengaduan tersebut. Jenazah korban sementara ditangani sesuai prosedur penanganan orang asing yang meninggal dunia di wilayah hukum Bali dan dititipkan di Rumah Sakit Umum (RSU) Negara.








![[QUIZ] Jika Punarbhawa Nyata, Kamu Reinkarnasi Asura atau Indra?](https://image.idntimes.com/post/20221220/5c87aab95df1f7e656a225db6a2c351d10437a34-hq-cropped-56965fbaa68adf470a17cc45ea5d328d-1bd21f8565a15f8277fb8e57fa52060b.jpg)









