Proyek Jalan di Nusa Penida Mangkrak, Suwirta Blacklist Rekanan

Inilah sisi lain di balik keindahan Nusa Penida

Klungkung, IDN Times - Pesatnya perkembangan pariwisata di Nusa Penida, membuat Pemkab Klungkung menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di wilayah yang memiliki julukan telur emasnya pulau Bali tersebut.

Namun Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta justru dibuat kesal oleh beberapa rekanan, yang menurutnya tidak becus dalam membangun akses jalan di Nusa Penida.

1. Bupati Klungkung jengkel dan akan mem-blacklist

Proyek Jalan di Nusa Penida Mangkrak, Suwirta Blacklist RekananBupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melakukan sidak sambil mengenakan udeng dan baju biru. (Dok.IDN Times/Istimewa)

Baca Juga: Setelah Aksara, Bupati Klungkung Menginginkan Rapat Pakai Bahasa Bali

Bupati Klungkung melakukan sidak di proyek pemeliharaan berkala, jalan Kabupaten Telaga-Kelumpu, Nusa Penida, Sabtu (6/10). Saat itu, ia kesal karena pembangunan ruas jalan tersebut mangkrak.

Proyek jalan dengan anggaran Rp4,3 miliar tersebut, harusnya sudah berjalan 40 persen. Namun, faktanya di lapangan hanya terealisasi 8 persen.

"Padahal proyek ini sudah dimulai sejak bulan Mei lalu," ujar Suwirta.

Suwirta terang-terangan mengaku jengkel dengan ulah rekanan itu. Karena tiap dihubungi dan ditanya progress pembangunan jalan, selalu mengaku beres. Tapi fakta di lapangan, justru pekerjaan terbengkalai.

"Rekanan kalau tidak serius seperti ini, bisa kita blacklist. Ini harus dipertanggungjawabkan," ujar Suwirta, Minggu (7/10).

2. Rekanan tidak semata-mata memilih yang berani memberikan penawaran termurah

Proyek Jalan di Nusa Penida Mangkrak, Suwirta Blacklist RekananDok.IDN Times/Istimewa

Setelah melihat proyek mangkrak itu, Suwirta harus berkoordinasi dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4D) Kejari Klungkung. Suwirta juga memperingatkan Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk tidak sembarangan menentukan rekanan.

Sebelum menentukan rekanan, seharusnya ULP di Dinas PU melihat rekam jejak proyek yang dilakukan oleh rekanan. Tidak semata-mata memilih yang berani memberikan penawaran termurah.

"Saya akan koordinasi dulu dengan Kejari, agar tahu proyek mangkrak ini harus bagaimana," ujar Suwirta.

3. Merugikan masyarakat

Proyek Jalan di Nusa Penida Mangkrak, Suwirta Blacklist Rekananjourneyera.com

Baca Juga: Keren Abis, 6 Spot Instagramable di Nusa Penida ini Serba Biru & Hijau

Kekesalan Suwirta ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, mangkraknya proyek jalan tidak hanya berimbas pada citra pariwisata Nusa Penida, tapi juga sangat merugikan masyarakat.

Bahkan proyek jalan yang mangkrak tidak hanya ada di Pulau Nusa Penida. Tapi juga di Nusa Lembongan yang saat ini tengah naik daun dengan wisata baharinya.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya